News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger, Pelajar SMP Meninggal Dunia Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Temannya

Seorang pelajar SMP di Kota Batu meninggal dunia setelah menjadi korban dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh teman sekolahnya di SMP Negeri 2 Kota Batu.
Jumat, 31 Mei 2024 - 20:33 WIB
Seorang pelajar SMP di Kota Batu meninggal dunia setelah menjadi korban dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh teman sekolahnya.
Sumber :
  • Dok tvOnenews.com/Edy Cahyono

Batu, tvOnenews.com - Seorang pelajar SMP di Kota Batu meninggal dunia setelah menjadi korban dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh teman sekolahnya.

Informasi didapatkan awak media korban diketahui bernama Rizky Kurniawahyu Aditya (14) siswa SMP Negeri 2 Kota Batu warga Jalan Bromo Gang 4 RT 04 RW 07 No 4A Kelurahan Sisir Kecamatan Batu Kota Batu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Cucunya saya yang masih duduk dikelas 7 di SMPN 2 Kota Batu meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSUD Karsa Husada Kota Batu, Jumat , 31 Mei 2024 . Korban  mengalami luka di bagian kepala setelah diduga mendapatkan pengroyokan dan pemukulan yang dilakukan teman sekolah," kata Samiari (59) kakek korban kepada awak media , Jumat (31/5/2024).

Diceritakan Samiari, sejak cucunya  sepulang dari kerja kelompok ,Sabtu (25/05/2024) di daerah Jalan Pandan Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu, mengeluh pusing kepalanya.

tvonenews

"Informasi persis tidak tahu pasti, intinya awalnya mulanya belajar bersama dengan temennya di daerah Kecanatan Bumiaji. Saat itu cucu saya diantar oleh ibunya. Saat waktunya pulang cucu saya  terlihat biasa saja, baru pada esok harinya cucu saya mengaku pusing kepalanya mulai sejak Minggu, 26 Mei 2024," bebernya.

Ditambahkan Samiari, berdasarkan keterangan teman-temannya, korban sempat menceritakan jika saat pulang kerja kelompok tersebut dirinya dipukuli oleh temannya dan dibawa mengunakan sepeda motor disuatu tempat dan kembali lagi dikeroyok dan dihajar.

"Awalnya cucunya tidak mengaku jika dikeroyok. Dan baru tadi pagi, korban bercerita jika kepalanya pusing terus menerus itu karena dikeroyok teman-teman saat kerja kelompok, karena pusing tak kunjung sembuh akhirnya korban dibawa ke rumah sakit dan diketahui meninggal dunia," jelas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, Kasatreskrim Polres Batu, AKP Rudi Kuswoyo menambahkan jika pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

"Izin masih kita dalami, jika ada perkembangan segera saya kabari," pungkasnya.(eco/lkf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT