GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Cara Pegi Perong Hindari Polisi Selama 8 Tahun, Ternyata Sang Ayah Diduga Ikut Bantu Menyamarkan Identitasnya

Akhirnya terungkap cara Pegi alias Perong hindari polisi setelah buron selama delapan tahun. Polda Jawa Barat mengungkapkan sang ayah mengaku Pegi adalah..
Minggu, 26 Mei 2024 - 13:47 WIB
Pegi alias Perong saat rilis kasus Vina Cirebon, Minggu (26/5/2024)
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi akhirnya berhasil menangkap satu tersangka DPO kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya Rizky (Eky) yang terjadi di Cirebon 2016 silam, bernama Pegi Setiawan alias Perong.

Setelah delapan tahun berlalu, polisi menangkap Pegi alias Perong saat dirinya sedang berada di Bandung sepulang bekerja menjadi kuli bangunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pegi alias Perong tersangka pembunuhan Vina dan Eky ditangkap di Jalan Kopo, Bandung, Jawa Barat pada Selasa (21/5/2024) malam.

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, Pegi alias Perong ini memang sering bepergian dari Cirebon ke Bandung untuk bekerja.

Ia ikut bersama dengan sang ayah dan ibu tiri yang berada di Bandung untuk bekerja menjadi kuli bangunan.

Polisi mengungkapkan selama ini sulit menangkap Pegi karena ia menyamarkan identitasnya saat berada di Bandung.

Pegi memakai nama Robi Irawan dan tinggal di kontrakan bersama ayah kandungnya.

Namun, Pegi tidak disebut sebagai anak dari ayah kandungnya, melainkan keponakan.

"PS (Pegi Setiawan) ini kemudian meninggalkan kampung halamannya (Cirebon), dia pergi. Di sana dia tinggal satu kos bersama ayah kandung dan ibu tiri. Namun, PS mengenalkan diri sebagai keponakan," kata Dirreskrimum Polda Jawa Barat, Surawan, Minggu (26/5/2024).

Surawan menjelaskan, saat tinggal di kos bersama ayah kandungnya, Pegi juga diperkenakan kepada pemilik kos sebagai keponakannya.

Hal tersebut dikuatkan dengan keterangan pemilik kos yang mengetahui Pegi adalah seorang keponakan dari penyewanya.

"Kemudian, nama sudah diganti. Bukan lagi Pegi tapi menggunakan nama Robi," ujar Surawan menjelaskan.

Ia menambahkan, selama proses pemeriksaan pelaku lainnya tidak ada yang berani menjelaskan bahwa Pegi adalah sosok yang selama ini dicari polisi atas kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Surawan mengatakan, hal tersebutlah yang semakin mempersulit polisi dalam menemukan tersangka DPO.

"Tidak berani menerangkan PS ini orangnya. Ya itu mempersulit kita untuk melakukan pelacakan," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, menurut Surawan, para pelaku lainnya tinggal tidak jauh dari rumah Pegi dan salah satunya adalah teman sekolahnya.

Pihak kepolisian juga mendapatkan keterangan dari kepala lingkungan tempat tinggal Pegi, bahwa setiap pulang ke Cirebon sering menggunakan masker. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral