News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wagub Jabar: Corona Itu Nyata, Patuhi PPKM Darurat

Uu Ruzhanul Ulum, himbau masyarakat Jawa Barat untuk patuh dan mengikuti semua aturan yang telah ditetapkan pemerintah, terutama terkait pelaksanaan PPKM Darurat.
Senin, 5 Juli 2021 - 17:08 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar)
Sumber :
  • Antara

Bandung, Jawa Barat – Menyikapi terus melonjaknya kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar), Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menghimbau masyarakat Jawa Barat untuk patuh dan mengikuti semua aturan yang telah ditetapkan pemerintah, terutama terkait pelaksanaan PPKM Darurat yang saat ini tengah diberlakukan di Pulau Jawa & Bali.

“Saya mohon untuk seluruh masyarakat agar mengikuti keputusan pemerintah, arahan pemerintah, himbauan atau edaran pemerintah terkait PPKM Darurat. Karena kita hari ini bisa merasakan, bagaimana penuhnya Rumah Sakit, bagaimana banyaknya yang meninggal, bagaimana kurangnya sarana dan prasarana kesehatan, termasuk sulitnya oksigen di Jawa Barat.” Jelas Uu, dalam pernyataanya secara daring.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan laman Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar atau Pikobar, Kasus Covid-19 di Jawa Barat tercatat sebanyak 402.405 kasus dengan kasus tambahan pada Senin (5/7) 4.458 kasus. 

Lebih lanjut Wagub menyatakan, dengan terus bertambahnya kasus positif yang diikuti angka kematian yang tinggi, ini membuktikan jika virus Corona itu ada, virus tersebut bukanlah rekayasa semata.

“Ada keheranan dalam diri saya, kenapa masih tidak ada orang yang percaya, padahal yang meninggal sudah banyak, yang positif sudah banyak, bahkan ada orang yang mengatakan Corona adalah politik, Corona adalah bisnis, ada juga yang mengatakan Corona adalah kepentingan global. Padahal kita bisa lihat secara bukti dan nyata bagaimana di Jawa Barat telah menginveksi ratusan ribu orang.” Lanjutnya.

PPKM darurat yang diputuskan Pemerintah, tambahnya, bukan aturan yang diputuskan tanpa dasar yang jelas, melainkan keputusan untuk keselamatan bersama, agar kita mampu keluar dari situasi pandemi Covid-19.

“Oleh karena itu saya menghimbau, terutama masyarakat yang masih ngeyel terhadap situasi saat ini, diharapkan kesadarannya untuk mengikuti aturan. Jangan ada yang bicara bahwa bahaya itu adalah takdir, oh..harus takut kepada Allah, jangan takut pada Corona. Betul kita harus takut pada Allah, tapikan bahasa-bahasa itu adalah bahasa hakikat, kalau kita tidak ikhtiar termasuk kafir jabariyah, yang semuanya diserahkan kepada Allah tapi kita tidak melakukan sejumlah upaya dan ikhtiar, maka salah satu ikhtiar pemerintah diantaranya prokes, vaksin dan sekarang mematuhi PPKM Darurat.” Jelas Wagub Uu Ruzhanul.

Oleh karena dengan penuh rasa ketakliman saya, lanjutnya, rasa hormat saya kepada seluruh masyarakat Jawa Barat, mari kita semua untuk mematuhi keputusan pemerintah, dengan menjalankan PPKM Darurat sebaik mungkin. Sehingga kita bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan keluar dari pandemi Covid-19. Pangkasnya. (mii)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral