News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mirip Kasus Vina Cirebon, Makam Korban Kecelakaan Tunggal di Ponorogo Dibongkar

Mirip kasus Vina, Polisi yang dibantu team forensik dari RS Bhayangkara Kediri terpaksa bongkar makam Jiono, warga Desa Ngumpul demi kepentingan penyidikan.
Selasa, 21 Mei 2024 - 15:36 WIB
Team forensik dari RS Bhayangkara Kediri terpaksa membongkar makam Almarhum Jiono (42)
Sumber :
  • tvOne - aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com - Warga Ponorogo, digemparkan dengan peristiwa mirip kasus Vina Cirebon. Untuk memastikan kejadian tersebut Satreskrim Polres setempat, lebih berhati-hati dan teliti dalam penanganan kasus yang awalnya dilaporkan kecelakaan tunggal tersebut. 

Polisi yang dibantu team forensik dari RS Bhayangkara Kediri terpaksa membongkar makam Jiono (42), warga Desa Ngumpul, Kecamatan Balong yang ada di Desa Poko Kecamatan Jambon demi kepentingan penyidikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembongkaran makam dilakukan setelah  40 hari korban Jiono dikuburkan. Hal ini karena petugas baru mendapat laporan dari pihak keluarga yang merasa curiga dan janggal atas kematian korban.

Sebelumnya Jiono dikabarkan meninggal akibat kecelakaan tunggal pada 6 April lalu. 

Kepala Desa Ngumpul, Supriyono mengatakan pihak keluarga awalnya percaya atas informasi kematian Jiono karena kecelakaan tunggal. Namun setelah melihat kondisi kendaraan tidak terdapat goresan akibat kecelakaan dan di sekitar lokasi tidak ada tanda-tanda kerusakan.

Sedangkan Jiono mengalami luka di kepala cukup serius, apalagi keluarga mendapat informasi jika korban terlibat perkelahian dengan temannya.

Atas hal tersebut, pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian itu ke polisi

"Ya pihak keluarga percaya jika korban meninggal karena kecelakaan tunggal, tapi karena ada sejumlah kejanggalan yang dicurigai akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke polisi," ujar Supriyono.

Supriyono menambahkan jika korban dan pelaku merupakan warganya, karena memang antara korban dan pelaku merupakan teman dekat. 

"Pelaku itu temannya korban karena sering bergerombol bersama, dan mereka merupakan warga kami," jelasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Ryo Pradana saat dikonfirmasi media disela-sela proses pembongkaran kuburan mengatakan, pembongkaran dan autopsi jenazah Jiono untuk menindaklanjuti adanya indikasi dugaan pembunuhan dibalik kematiannya. 

"Jadi awal April dilaporkan meninggal karena kecelakaan tunggal, tapi pihak keluarga menemukan kejanggalan akhirnya melapor ke kami dan minta dibongkar untuk memastikan penyebab kematian korban, lalu kita bongkar ini," ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi langsung mengamankan lima orang dan satu orang telah ditetapkan menjadi tersangka, sedangkan empat lainnya masih berstatus saksi. 

Dari hasil autopsi team forensik RS Bhayangkara Kediri mendapatkan sejumlah luka akibat kekerasan benda tumpul di tubuh korban. Antara lain luka memar di bagian kepala, paha kiri dan dada. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral