News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Penemuan Mayat Pria Terbungkus Sarung di Tangsel Terungkap Korban Pembunuhan, Pelakunya Ternyata Sempat Lakukan Ini

Kasus penemuan mayat pria terbungkus sarung yang menggegerkan warga Pamulang, Tangerang Selatan pada Sabtu (11/5/2024) kemarin, merupakan korban pembunuhan.
Senin, 13 Mei 2024 - 17:27 WIB
Kasus Penemuan Mayat Pria Terbungkus Sarung di Tangsel Terungkap Korban Pembunuhan, Pelakunya Ternyata Sempat Lakukan Ini
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus penemuan mayat pria terbungkus sarung yang menggegerkan warga Pamulang, Tangerang Selatan pada Sabtu (11/5/2024) kemarin, merupakan korban pembunuhan.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Titus Yudho Ully mengatakan, bahwa korban yang diketahui berinisial AH merupakan pemilik toko kelontong 24 jam atau warung Madura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengungkapkan pihaknya berhasil mengungkap pelaku sebenarnya, yang ternyata keponakan korban berinisial FA.

"Dia usaha buka toko kelontong di situ. terus dia tinggal di situ sama ponakannya. Pelakunya itu si ponakannya itu," kata dia, Senin (13/5/2024). 

Titus menjelaskan, bahwa pelaku menghabisi nyawa korban dengan menggunakan senjata tajam jenis golok.

"Pakai golok. Itu golok buat motong kelapa. Jadi, di sebelah kiri warung Madura itu ada yang jualan kelapa," jelasnya.

Titus menuturkan, sebelum ditemukan warga dengan kondisi terbungkus sarung, pelaku sempat membersihkan jasad korban hingga akhirnya dibuang di kawasan Perumahan. 

"Dia (korban) pas sore itu lagi makan dihantam dari belakang sama si pelaku pakai parang. Abis dihantam empat kali dia meninggal, terus dibersihkan dimasukan ke kamar mandi, terus malam itu dibungkus pakai karung sama sarung, terus jam 9 malam dibuang," tuturnya. 

Dia juga mengungkapkan, bahwa pelaku membunuh korban tepat di warungnya, sementara untuk mayat korban sendiri ditemukan sekitar 20 menit dari lokasi kejadian. 

"Klau tarik garis lurus, hampir sekitar 20 menit. tapi si pelaku ke sana hampir satu jam karena muter muter nyari tempat yang gelap. jadi itu pun dia nggak tahu lokasi itu," Ungkap. 

Diberitakan sebelumnya, mayat terbungkus sarung gegerkan warga Perumahan Makadam di Jalan Saleh 1, Kecamatam Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Mayat terbungkus sarung tersebut berjenis kelamin laki-laki.

Warga yang sedang melewati kawasan setempat kaget tiba-tiba mendapati mayat terbungkus sarung. 

Kapolsek Pamulang, Kompol Ghulam Nabhi menuturkan kronologi penemuan mayat terbungkus sarung di Pamulang.

Menurutnya mayat tersebut ditemukan pada pagi hari pukul 05.30 WIB. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari laporan yang kami terima, ditemukan oleh warga pada pagi hari," katanya, Sabtu (11/5/2024).

Polisi menemukan kain sarung yang digunakan untuk membungkus mayat tersebut di lokasi penemuan. (aha/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral