News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jawaban Menohok Hotman Paris saat Disebut Bakal Jadi Wakil Menteri di Susunan Kabinet Prabowo-Gibran: Gue Bisa Dapat Miliaran

Pengacara Hotman Paris buka suara mengenai viral dirinya masuk susunan kabinet Prabowo-Gibran sebagai salah satu wakil menteri di pemerintahan yang akan datang.
Kamis, 9 Mei 2024 - 06:52 WIB
Jawaban Menohok Hotman Paris saat Disebut Bakal Jadi Wakil Menteri di Susunan Kabinet Prabowo-Gibran: Gue Bisa Dapat Miliaran
Sumber :
  • tvonenews/Muhammad Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Viral di media sosial susunan kabinet Prabowo-Gibran, salah satunya ada nama pengacara Hotman Paris sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM.

Berdasarkan susunan kabinet Prabowo-Gibran yang viral itu, ada 61 nama menteri, wakil menter, dan kepala lembaga nonkementerian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain Hotman Paris, sejumlah nama terkenal lainnya juga disebutkan di dalam susunan kabinet Prabowo-Gibran seperti Terawan, Grace Natalie, dan Bahlil Lahadalia.

Setelah susunan kabinet Prabowo-Gibran beredar di media sosial dan kemudian viral, Hotman Paris pun akhirnya angkat bicara.

Meski tak membenarkan atau menyalahkan susunan kabinet Prabowo-Gibran yang beredar, Hotman Paris beri jawaban tegas mengenai posisinya.

"Income saya sebagai pengacara jauh lebih besar dari seorang menteri kecuali saya mencuri," kata Hotman Paris, di salah satu unggahan Instagram-nya.

"Bayangkan dari satu klien saja bisa ratusan juta, menteri kan paling 100 juta gajinya. Gue dari 10 konglomerat bisa dapat miliaran tiap bulan," kata dia menambahkan.

Hotman pun mengungkapkan dirinya lebih nyaman bekerja sebagai pengacara seperti yang telah dilakukannya selama ini, dari pada menjadi wakil menteri.

__ Soal Susunan Kabinet Prabowo-Gibran, Gerindra Beri Penjelasan Begini

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara soal susunan kabinet Prabowo-Gibran yang beredar.

Ia menegaskan, Presiden terpilih Prabowo Subianto belum mengeluarkan secara resmi susunan kabinet untuk pemerintahan mendatang. 

"Itu tidak benar dan belum pernah dikeluarkan oleh Pak Prabowo Subianto dan timnya," kata Dasco.

Ia pun mengimbau agar para masyarakat tidak bingung dengan adanya susunan kabinet yang beredar di media sosial.

Saat ini, beredar informasi mengenai kabinet itu secara masif. Masyarakat diharapkan tak perlu bingung.

"Kami informasikan bahwa tidak ada satupun versi yang benar," kata dia menambahkan.

Prabowo Subianto hingga saat ini masih terus melakukan komunikasi dan mengkaji komposisi susunan kabinet di pemerintahan mendatang. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral