News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PKS dan Golkar Mulai Merapat Bangun Kekuatan di Pilkada Kota Semarang, Konsep Nasionalis-Religius Bisa Jadi Andalan

DPD PKS dan Partai Golkar Kota Semarang mulai merapat jelang pemilihan kepada daerah (Pilkada) 2024, menjajaki kesapahaman untuk membangun daerah lebih baik.
Senin, 6 Mei 2024 - 21:05 WIB
PKS dan Golkar Mulai Merapat Bangun Kekuatan di Pilkada Kota Semarang, Konsep Nasionalis-Religius Bisa Jadi Andalan
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - DPD PKS dan Partai Golkar Kota Semarang mulai merapat jelang pemilihan kepada daerah (Pilkada) 2024, menjajaki kesapahaman untuk membangun daerah lebih baik.

Penjajakan kesepahaman itu dibuktikan dengan kunjungan petinggi Partai Golkar Kota Semarang ke Kantor DPD PKS Kota Semarang di Jalan Pusponjolo Timur Raya, Bojongsalaman, Semarang, Senin (6/5/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua DPD PKS Kota Semarang Suharsono menyambut baik silaturahmi yang terjalin antarpartai politik, khususnya PKS dan Golkar yang selama ini memang sudah sangat baik.

"Kami menyambut baik kedatangan Partai Golkar dalam rangka silaturahmi, sekaligus membangun kesepahaman bersama dalam mewujudkan Semarang yang lebih baik ke depan," ujar Suharsono.

Suharsono yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Semarang itu mengatakan Kota Semarang saat ini sudah cukup baik sehingga tinggal ditingkatkan agar semakin baik, terutama pembangunannya.

Selain itu, dia menyebut baik Golkar maupun PKS sebenarnya memiliki kesepahaman dan semangat yang sama dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik.

"Kami juga ucapkan selamat suara Partai Golkar naik, sama dengan PKS juga naik di Pemilu 2024. Sudah sama-sama diketahui, bahwa PKS memperoleh enam kursi DPRD Kota Semarang, sedangkan Partai Golkar memperoleh empat kursi," jelasnya.

Sesuai aturan UU Pilkada, persyaratan untuk mengusung calon kepala daerah minimal memiliki 20 persen kursi di DPRD Kota Semarang sehingga jika Golkar-PKS berkoalisi genap menjadi 10 kursi atau 20 persen dari total 50 kursi di legislatif.

Kebersamaan Golkar dan PKS di Kota Semarang, kata dia, sebelumnya telah terjalin cukup lama sehingga PKS berharap bisa terus bersama Golkar untuk membangun Kota Semarang.

"Tentu kami belajar banyak dari Partai Golkar yang sudah lama di politik sehingga kami harapkan kebersamaan ini terus belanjut untuk membangun Kota Semarang lebih baik lagi," katanya.

Sebagai bentuk keseriusan PKS, Suharsono mengatakan bahwa PKS juga akan segera berkunjung atau melakukan kunjungan balasan ke kantor DPD Partai Golkar Kota Semarang.

"Insyaallah sebagai bentuk keseriusan, PKS juga segera bersilaturahmi ke kantor Partai Golkar," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Erry Sadewo berharap kebersamaan kedua partai, antara Golkar dan PKS terus berlanjut, utamanya menyongsong Pilkada Kota Semarang pada 27 November 2024.

"Kami berharap semoga ke depan terus bersama. Menyongsong Pilwalkot Semarang, mungkin bisa mengusung konsep nasionalis religius, dan setelah silaturahmi di kantor PKS ini," katanya.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir para elite kedua parpol, seperti Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Johan Rifai, Ketua Dewan Etik Daerah M Sifin Almufti, dan sejumlah pengurus partai lainnya.

Sementara dari partai berlambang pohon beringin juga hadir Wakil Ketua Partai Golkar Kota Semarang Anang Budi Utomo dan Sekretaris M Ulil Haq.(ant/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral