News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingat Kasus Pembunuhan Waria di Indekos Mataram? Polisi Reka Adegan Tersangka yang Sakit Hati Diajak Main oleh Korban

Tim Penyidik Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram menggelar reka adegan kasus pembunuhan waria di kamar indekosnya wilayah Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Senin, 6 Mei 2024 - 20:07 WIB
Ingat Kasus Pembunuhan Waria di Mataram? Polisi Reka Adegan Tersangka yang Sakit Hati Diajak Main oleh Korban
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Penyidik Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram menggelar reka adegan kasus pembunuhan waria di kamar indekosnya wilayah Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Adapun, korban yang merupakan seorang pekerja kafe tewas seusai mengajak main tersangka AW (27) di indekosnya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak kepolisian menggelar reka adegan di Kantor Polresta Mataram, dengan menghadirkan pihak kejaksaan, pengadilan, dan tersangka berinisial AW (27), Senin (6/5/2024).

"Reka adegan yang kami gelar ini untuk melengkapi berkas perkara tersangka AW," kata Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Made Yogi Purusa Utama.

Dalam reka ulang kriminalitas itu, tersangka AW memperagakan peristiwa pembunuhan yang terjadi pada medio Februari 2024 dalam 33 adegan, mulai dari pertemuan dengan korban sampai posisi tersangka meninggalkan kos usai mengeksekusi korban.

"Sebanyak 33 adegan ini kami bagi dalam tiga tahap," ujar Yogi.

Dia menjelaskan pada adegan ke-1 sampai 11, tersangka memperagakan pertemuan kali pertama dengan korban yang berprofesi sebagai pekerja kafe hingga lanjut ke kamar kos.

"Mulai tersangka bertemu korban saat pulang kerja, saat itu korban kebetulan melintas pakai sepeda motor dan tawarkan tersangka untuk diantar pulang. Sebelum pulang, tersangka mau diajak korban main ke kosnya di Cakranegara," jelasnya.

Selanjutnya, pada adegan ke-12 sampai 16, saat berada di kamar kos, korban terlihat berusaha memuaskan nafsu birahi kepada tersangka. 

Aksi pembunuhan kemudian terjadi pada adegan ke-17 sampai 19, yang mana tersangka menjerat leher korban dengan bajunya hingga tewas.

"Pada adegan ini tersangka mengaku sakit hati dengan korban yang melakukan perbuatan tidak senonoh, sehingga terjadi aksi pembunuhan itu," katanya.

Usai melakukan eksekusi, tersangka meninggalkan korban dengan posisi tergeletak bersimbah darah di dalam kamar kos. 

Sebelum meninggalkan kamar kos, tersangka berupaya menghilangkan jejak dengan mengambil tas korban yang berisi KTP, telepon pintar milik korban, kendaraan korban, dan baju bekas menjerat korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus pembunuhan ini kali pertama terungkap dari penemuan jenazah korban di kamar kos. 

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan indikasi korban meninggal karena dibunuh.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT