News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dipaksa Berhubungan Badan Sambil Telanjang dan Bawa Pisau, Seorang Pria Bunuh Waria di Sukabumi dengan Tusuk Leher hingga Tewas

Seorag pria di Sukabumi membunuh temannya yang merupakan waria setelah dirinya dipaksa berhubungan badan serta diancam sambil telanjang dan menggunakan pisau.
Senin, 6 Mei 2024 - 14:33 WIB
Dipaksa Berhubungan Badan Sambil Telanjang dan Bawa Pisau, Seorang Pria Bunuh Waria di Sukabumi dengan Tusuk Leher hingga Tewas
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pria di Sukabumi bunuh rekannya yang merupakan waria setelah dirinya diancam sambil telanjang dan diajak berhubungan badan.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi telah mengungkap motif pria berinisial A di Sukabumi yang telah membunuh seorang waria bernama Sutarjo alias Ceceu (54).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa pembunuhan terhadap waria tersebut terjadi tepatnya di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu (4/5/2024) pagi.

Terungkap, berdasarkan informasi dari polisi tersangka A membunuh rekannya yang waria itu karena dipaksa berhubungan badan sesama jenis.

"Motif tersangka membunuh rekannya itu karena tidak mau berhubungan sesama jenis dengan korban," kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri, dikutip Senin (6/5/2024).

Disebutkan Ali, tersangka membunuh waria tersebut dengan menusuk korban sebanyak dua kali di bagian leher.

Kronologi Pembunuhan Waria di Sukabumi

Berdasarkan hasil penyidikan kronologis pembunuhan, aksi sadis itu berawal saat tersangka menghubungi korban untuk meminta bantuan.

Tersangka mengatakan dirinya tidak memiliki uang dan ingin bercerita tentang pekerjaannya kepada korban.

Akhirnya, korban menyuruh tersangka datang ke rumahnya di Perumahan Frinanda, Kecamatan Palabuhanratu. 

Ceceu juga mengirimkan uang untuk tersangka sebanyak Rp100 ribu.

Setelah dijemput korban, A kemudian sampai di rumah Ceceu untuk beristirahat.

Pada saat tersangka beristirahat, tiba-tiab Ceceu mendatangi A dengan kondisi telanjang bulat.

Korban juga membawa pisau untuk mengancam A agar mau melakukan hubungan sesama jenis.

Tapi, A langsung menolak mentah-mentah ajakan tersebut karena belum pernah melakukan hubungan sesama jenis.

Keduanya pun bertengkar, berawal dari adu mulut hingga fisik.

Bahkan, Ceceu sempat menyerang tersangka dengan menggunakan pisau namun berhasil dihindari oleh A.

Saat berkelahi, A berhasil merebut pisau yang digunakan untuk menyerangnya dan menyerang balik korban, kemudian menusuk leher Ceceu.

Akhirnya korban langsung meninggal dunia setelah mendapatkan tusukan di lehernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan polisi, tetangga sempat mencurigai perkelahian keduanya. Namun, tersangka mengungkapkan mereka hanya bercanda.

"Setelah itu, A mengaku akan melaksanakan shalat malam, padahal mau melarikan diri," kata AKP Ali Jupri. (ant/iwh)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral