News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anies Pasrah, Apakah Prabowo Mau Terima atau Tidak Agenda Perubahan

Anies mengatakan bahwa Presiden Terpilih Prabowo Subianto berwenang untuk menerima atau tidak agenda perubahan yang diserahkan oleh Ketua Umum PKB Muhaimin.
Selasa, 30 April 2024 - 17:02 WIB
Disinggung Maju Pilgub Jakarta, Anies Baswedan: Kita Tunggu Istikharah Cak Imin
Sumber :
  • tim tvOne - Abdul Gani

Jakarta, tvOnenews.com - Anies Baswedan mengatakan bahwa Presiden Terpilih Prabowo Subianto berwenang untuk menerima atau tidak agenda perubahan yang diserahkan oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Dia mengatakan Prabowo saat ini memegang mandat konstitusi setelah terpilih sebagai presiden untuk periode mendatang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya Prabowo bakal menentukan jalannya pemerintahan ke depan.

"Yang memegang amanat adalah Pak Prabowo, maka Pak Prabowo akan menentukan seperti apa, dan kita hormati keputusannya," kata Anies saat memberikan keterangan pers usai kegiatan Pembubaran Timnas AMIN di kediamannya, Jakarta, Selasa (30/4/2024).

Sebelumnya, Muhaimin yang juga merupakan pasangan Anies sebagai Calon Wakil Presiden, telah menyerahkan dokumen berisi delapan agenda perubahan PKB kepada Prabowo. 

Namun, Muhaimin tak menjelaskan lebih lanjut poin per poin agenda perubahan tersebut.
 
Dokumen tersebut diserahkan oleh Muhaimin untuk menjadi bahan perjuangan sekaligus agenda secara khusus bagi pemerintahan Prabowo pada masa yang akan datang.

Di samping itu, dia pun tak berkomentar lebih jauh terkait kemungkinan dirinya mendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. 

Dia mengaku saat ini hanya sebagai warga negara biasa dan bukan merupakan anggota dari partai politik.

"Kan timnya (tim kampanye) sudah selesai, kemudian saya bukan pimpinan partai, jadi saya warga negara sekarang," kata dia.

Di samping itu, dia mengatakan bahwa pembubaran Timnas AMIN bukan akhir dari perjuangan.

Menurutnya Timnas AMIN merupakan sebuah fase yang perlu diakhiri, tetapi orang-orang yang terlibat di dalam tim kampanye tersebut akan berjuang di medannya masing-masing.

Adapun Timnas AMIN dibubarkan pada Selasa ini setelah KPU menetapkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih dari Pilpres 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain dihadiri oleh Anies selaku tuan rumah, dan pasangannya yakni Muhaimin, pembubaran itu pun dihadiri oleh tokoh-tokoh Timnas AMIN mulai dari Kapten Timnas AMIN Syaugi Alaydrus, Co-Captain Timnas AMIN Tom Lembong, hingga sejumlah juru bicara Timnas AMIN.

Selain itu, hadir pula mantan Kadivhubinter Polri yakni Napoleon Bonaparte.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT