News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perhitungan Survei IPI Nilai Pembatalan Prabowo-Gibran jadi Pemenang Pemilu Tak Disetujui Publik

Indikator Politik Indonesia lihatkan hasil survei Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka batal jadi pemenang Pemilu 2024 tidak disetujui masyarakat Indonesia.
Minggu, 21 April 2024 - 23:36 WIB
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming kompak pakai kemeja
Sumber :
  • (tvOnenews.com/Muhammad Bagas)

Jakarta, tvOnenews.com - Indikator Politik Indonesia (IPI) menggelar survei terbarunya terhadap prediksi putusan sengketa Pilpres yang akan dibacakan di Mahkamah Konstitusi (MK), bahwa mayoritas publik tidak setuju atas pembatalan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang menjadi pemenang Pemilu 2024.

Menjelang putusan yang dibacakan Hakim MK di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2024), berdasarkan hasil survei indikator terbaru sebanyak 68,6 persen tidak menyetujui Prabowo dan Gibran dibatalkan sebagai calon Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebanyakan pemungutan suara ulang pada penyelenggaraan Pemilu 2024 tanpa dihadirkan pasangan Prabowo Subianto dengan Gibran Rakabuming Raka tidak disetujui publik berdasarkan hasil perolehan sebanyak 69,3 persen.

"Jadi tidak setuju sama sekali total hampir 69 persen," ujar Direktur Indikator Politik Burhanudin Muhtadi dalam jumpa persnya, Minggu (21/4/2024).

Hasil keputusan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait Pemilu 2024 sudah diketahui oleh sekitar 47,8 persen masyarakat.

Bahkan kepercayaan terhadap keputusan atas kemenangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dipercayai sebanyak 73,8 persen masyarakat Indonesia.

Terutama pada putusan yang akan dibacakan oleh Hakim MK dianggap memiliki sikap yang seadil-adilnya pada pembacaan hasil sengketa Pilpres dari gugatan paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan paslon 02 Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

"Terkait berlangsungnya sidang perselisihan hasil pemilihan presiden 2024 di MK, sekitar 52.6 persen juga tahu, dan 71,8 persen mayoritas warga percaya bahwa MK akan mengeluarkan putusan yang adil terkait perselisihan hasil pemilihan presiden 2024," papar Direktur IPI itu.

Untuk periode survei yang dilakukan IPI berdasarkan perhitungan dari 4-5 April 2024 lalu.

Hal ini menghasilkan sebanyak 1.201 responden yang menggunakan sistem metode random digit dialing (RDD).

Populasi survei yang ditargetkan adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dimulai dari usia 17 tahun ke atas, sebagaimana sudah dapat menggunakan hak milihnya saat pemilu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya itu saja, bagi yang sudah menikah juga menjadi salah satu di antara populasi survei yang memiliki telepon dari sekitar kurang lebih 83 persen populasi nasional.

Menjelang putusan yang dibacakan, kebanyakan kepercayaan dari publik terhadap MK mulai pulih, karena sebelumnya selalu dianggap adanya dugaan berpihak kepada salah satu paslon tertentu. (hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral