News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Ditutup Selama 3,5 Bulan, Kini Pendakian ke Gunung Gede-Pangrango Resmi Dibuka Kembali

Kepala Balai Besar (TNGGP) Sapto Aji sebut pendakian ke Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango resmi dibuka dengan 777 pendaki sudah mendaftar ulang.
Senin, 15 April 2024 - 19:16 WIB
Pintu masuk pendakian Gunung Gede-Pangrango di kawasan Ciboda, Cianjur, Jawa Barat.
Sumber :
  • ANTARA/Ahmad Fikri

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Balai Besar (TNGGP) Sapto Aji memastikan pendakian ke Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango kembali dibuka.

Pendakian dibuka setelah sempat menutup jalur selama 3,5 bulan akibat cuaca ekstrem dan pemulihan ekosistem, sehingga ratusan pendaki yang mendaftar online langsung memadati jalur pendakian.

Menurutnya, hari pertama pembukaan setelah ditutup tercatat 777 pendaki sudah mendaftar ulang untuk melakukan pendakian ke puncak Gunung Gede, sebagian besar naik melalui pintu Cibodas dan Gunung Putri.

"Setiap harinya TNGGP menyediakan kuota untuk 900 orang pendaki, setelah ditutup selama tiga bulan setengah, hari pertama pendaki yang sudah mendaftar ulang sebanyak 777 orang, sebagian besar memilih naik melalui pintu Cibodas," kata dia di Cianjur Senin (15/4/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews



Adapun, pendaki dapat mendaftar secara online dan melakukan pendaftaran ulang di pintu masuk pendakian seperti di pintu masuk Cibodas, Gunung Putri dan Situ Gunung, Kabupaten Sukabumi.

Untuk memastikan tidak ada pendaki ilegal yang masuk, petugas disiagakan di setiap pintu masuk dan di jalur ilegal yang banyak digunakan pendaki nakal untuk melakukan pendakian ke Gunung Gede-Pangrango.

Petugas akan melakukan patroli rutin dan pengecekan guna mengantisipasi pendaki ilegal, termasuk melakukan sosialisasi ke pelaku wisata untuk mentaati aturan serta meminta pendaki yang mereka dampingi berbuat cerdas.

Balai Besar (TNGGP) akan menempatkan petugas di titik pertemuan antar jalur pendakian guna memastikan tidak ada pendaki ilegal yang melintas, termasuk meminta warga membantu pengawasan terutama di sejumlah wilayah yang terdapat jalur ilegal.

Petugas akan memutar balik ketika mendapati pendaki ilegal, setelah dilakukan pendataan mereka akan dikenakan sanksi tegas tidak diperbolehkan mendaki selama beberapa tahun ke gunung di seluruh Indonesia.(ant/lkf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT