News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Pukuli Warga di Bali saat Mabuk, Bule Australia Dikunci di Dalam Minimarket oleh Security

Sebuah video di media sosial vira melihatkan bule atau WNA asal Australia di Bali sedang mabuk memukul warga hingga luka yang kejadiannya, Kamis (11/4/2024).
Jumat, 12 April 2024 - 21:45 WIB
Ilustrasi WNA Australia diamankan Polsek Kuta Utara usai pukuli warga di Bali
Sumber :
  • Freepik

Badung, tvOnenews.com - Beredar sebuah video viral di media sosial melihatkan seorang bule sebagai Warga Negara Asing (WNA) asal Australia dikurung di sebuah minimarket oleh security di Bali.

Kronologi sementara yang terjadi diduga WNA Australia tersebut sedang mabuk hingga memukul warga di sana, tepatnya di dekat minimarket.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga yang berada di sana harus menjadi korbannya ketika sedang asik duduk di depan minimarket yang berada di Bali. Kemudian tiba-tiba mendapatkan pukulan dari bule Australia tersebut.

Karena mendapatkan pukulan dari bule yang berjenis kelamin laki-laki tersebut, satu orang warga di Bali harus mengalami luka-luka di bagian pelipisnya.

Seketika mengetahui bule tersebut tidak sadar lantaran dalam kondisi mabuk dan mencoba diamankan security dan warga lainnya, WNA asal Australia itu langsung masuk ke minimarket yang tepat di belakang lokasi kejadiannya.

Sontak, security memiliki akal yang cerdas tanpa berpikir panjang langsung mengunci pintu minimarket tersebut dari luar saat bule di dalam.


WNA asal Australia jadi pelaku pemukulan saat dikunci di dalam minimarket oleh security. (Instagram)

Tidak hanya itu saja, meski bule sudah dalam kondisi terkunci di dalam, dia terus mencoba mengamuk hingga memberikan ancaman dengan mengeluarkan gunting hingga pecahan botol.

Bahkan sempat ada kobaran api yang dimainkannya diduga berasal dari korek gas api yang dimilikinya.

Kasi Humas Polres Badung Ipda I Putu Sukarma membenarkan peristiwa yang dialami bule asal Australia tersebut sempat mengamuk hingga memukuli warga sekitar hanya karena dalam kondisi mabuk.

Ipda I Putu Sukarma mengatakan, kejadian pemukulan warga yang dilakukan WNA tersebut terjadi pada Kamis (11/4/2024) kemarin, sekitar pukul 03.30 Wita dini hari.

Kejadiannya berada di sebuah minimarket yang terletak di Jalan Raya Petitenget, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali.

"Iya telah terjadi orang asing ngamuk dan masuk ke super market," ujar Ipda Sukarma saat membenarkan peristiwa tersebut, Jumat (12/4/2024).

Sementara berasal dari informasi terbaru bahwa bule yang merupakan WNA Australia tersebut bernama Jhon. Sedangkan korban yang terkena pukul oleh Jhon berasal dari Atambua Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bernama Charlas Seran Dadiara (29).

Kronologi yang diinformasikan bahwa ketika korban sedang melintar di Jalan Raya Petitenget dari selatan mengarah ke utara.

Saat itu pelaku yang merupakan WNA Australia tersebut sedang berjalan berlawanan arah oleh korban. Kondisinya sedang berjalan kaki.

Pasalnya, saat itu sejumlah ojek online (ojol) sedang berusaha mengejarnya untuk menawarkan tumpangan agar WNA tersebut tidak usah berjalan kaki.

Lantaran posisi pelaku berlawanan arah, seketika korban langsung berhenti supaya WNA asal Australia tersebut tidak ditabrak olehnya.

Sayangnya keberuntungan tidak berpihak kepada korban yang mencoba menempatkan posisi agar pelaku tidak tertabrak. Sontak, pelaku langsung memukul korban tanpa berpikir terlebih dahulu.

Beberapa kali korban terkena pukulan dari kedua tangan pelaku yang sedang mengepal seperti orang sedang tinju mengarah di bagian kepala dan wajah korban.

Karena terkena pukulan seperti pelaku sedang meninju orang, korban langsung mengalami luka berdarah di bagian kepala, luka-luka di dahi, mata kanan terlihat memar, bagian bibir juga membengkak akibat terkena kepalan tangan hingga lengan juga mengalami memar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ipda Sukarma mengungkapkan, proses penyidikan tidak bisa dilakukan oleh pihaknya lantaran pelaku masih terpengaruh minuman alkohol yang membuat WNA tersebut mengalami mabuk berat.

Namun, peristiwa tersebut sudah masuk ke dalam penganiayaan. Sehingga pelaku saat ini diamankan di Polsek Kuta Utara. (awt/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral