News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Info Mudik, Ganggu Arus Lalin Jalur Pantura Kaligawe Semarang, Banjir Rendam Jalan Setinggi 30 cm

Info mudik ketinggian banjir saat arus di Jalur Pantura, Jalan Kaligawe, Semarang karena curah hujan sejak Jumat (5/4/2024) malam hari sampai Sabtu (6/4/2024).
Sabtu, 6 April 2024 - 13:22 WIB
Banjir merendam Jalur Pantura di Jalan Kaligawe, Semarang, Sabtu (6/4/2024)
Sumber :
  • (tvOnenews.com/Teguh Joko Sutrisno)

Semarang, tvOnenews.com - Info mudik terkini banjir yang mengganggu arus lalu lintas di Jalur Pantura diprediksi setinggi 30 cm di Jalan Kaligawe, Semarang.

Ketinggian banjir sebagai info mudik terbaru di Jalur Pantura Semarang disebabkan curah hujan yang tinggi sejak Jumat (5/4/2024) malam hari sampai Sabtu (6/4/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpantau banjir yang merendam jalur utama arus mudik sampai ke arah Kudus, Demak, Pati dan Rembang yang rata-rata ketinggiannya mencapai 30 cm.

Dikabarkan Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi genangan air yang paling parah berpengaruh terganggunya arus mudik tepat di tikungan Pasar Kubro ke arah Jalan Kaligawe.

Tepatnya berada di akses tol dalam Kota Semarang, dan depan Rumah Sakit Islam Sultan Agung yang telah terendam banjir akibat curah hujan tinggi sejak malam hari berpotensi mengganggu pemudik yang melakukan mudik Lebaran 2024.

AKBP Yunaldi mengatakan terus berupaya dalam mengatasi genangan air yang berpotensi menyebabkan banjir parah saat momen arus mudik berlangsung.

Salah satunya dengan cara penggunaan pompa air yang maksimal untuk pengurangan genangan air dengan cepat.

Akibat adanya banjir di Jalur Pantura yang mengarah ke Demak, Satlantas Polrestabes Semarang melakukan pengalihan pemudik yang melewati jalur tersebut.

Terutama kepada pemudik yang menggunakan sepeda motor akan dialihkan dan sementara menghindari Jalur Pantura sebagai langkah penanganan banjir dengan menggunakan pompa air.

Arah yang dialihkan akan menuju ke Simpang Lima sampai ke Jalan Wolter Monginsidi, Semarang.

"Pemudik akan diarahkan melalui Simpang Lima, terus sampai Jalan Wolter Monginsidi sebelum kembali lagi ke jalur pantura arah Demak," ujarnya.

Tetapi dari pantauan lokasi banjir, masih banyak motor yang memaksakan melalui jalur yang terdampak genangan air parah.

Sehingga banyak motor yang mogok karena tidak mendengar arahan dari Satlantas di sana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pemudik sepeda motor yang melintasi Jalan Kaligawe berasal dari luar Semarang yang diprediksi berasal dari Jakarta maupun Jawa Barat.

Dalam hal ini menimbulkan kemacetan panjang yang terpantau di Jalan Arteri Yos Sudarso lantaran banyak kendaraan yang menumpuk di jalur terdampak banjir tersebut. (ant/hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT