Mitra Anggota WKPTB Termasuk Bakrie Center Foundation Luncurkan Buku Pedoman Kemitraan Percepatan Penanggulangan TBC
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Wadah Kemitraan Penanggulangan Tuberkulosis atau WKPTB meluncurkan buku Pedoman Kemitraan Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TBC).
Peluncuran ini dalam memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia 2024.
Buku ini merupakan hasil tulisan dari mitra-mitra anggota WKPTB antara lain USAID LEAP, Stop TB Partnership Indonesia (STPI), Bakrie Center Foundation (BCF), Dompet Dhuafa, USAID Prevent TB, KADIN, USAID Bebas TB, PERDOKI, JETSET, YAHINTARA, KOMLI TB, POP TB, Ikatan Psikolog Klinis Indonesia, LazisMu, MPKU Pengurus Pusat Muhammadiyah, Forum Rektor Indonesia, Majelis Kesehatan PP ‘Aisyiyah, Ikatan Arsitek Indonesia, ADINKES, PPNI, PR Konsorsium Komunitas Penabulu-STPI dan IAKMI.
Proses penyusunan Buku Pedoman ini juga dikawal oleh kementerian/lembaga terkait yaitu Kemenko PMK, Kemenkes, Kemendagri, Kemendes PDTT, dan Setkab.
Terdapat 58 mitra anggota WKPTB terdiri dari 7 kementerian/lembaga dan 51 unsur non pemerintah meliputi akademisi, dunia usaha, Non-Government Organization (NGO), dan media.
Cakupan wilayah kerja 14 dari 51 mitra anggota WKPTB unsur non pemerintah berada di 34 provinsi 190 kab/kota dengan beragam bidang keahlian dan kapasitas. Orkestrasi kemitraan dapat menjadi modal untuk mendukung percepatan pencapaian target eliminasi 2030.
Hal ini disampaikan R. Budiono Subambang selaku Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) yang mewakili Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof. Muhadjir Effendy.
Menurutnya, penyusunan buku Pedoman Kemitraan Percepatan Penanggulangan TBC ini merupakan suatu langkah strategis untuk mendorong pengembangan dan penguatan kemitraan di pusat dan daerah serta mengajak semua mitra WKPTB, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk menyosialisasikan pedoman ini secara luas.
“Dengan semakin banyak pihak yang terlibat dan berperan aktif, kita dapat mempercepat pencapaian target eliminasi TBC. Selain itu saya minta agar Mitra WKPTB dan Pemerintah daerah bekerja langsung pada target sasaran orang terduga dan terdampak TBC, agar upaya dan sumber daya yang disediakan dapat dirasakan manfaatnya,” jelas Budiono dalam keterangannya, Rabu (3/4/2024).
Sementara, Ketua Dewan Pembina Stop TB Partnership Indonesia (STPI), Yaser Raimi Panigoro, MBA selaku Pengarah WKPTB dari unsur non pemerintah menyampaikan, Perpres No.67 sudah mencantumkan ‘Apa yang perlu dilakukan’ dan ‘Siapa yang perlu terlibat’.
Load more