News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jawab Isu Pembatasan Jumlah Episode Sinetron, KPI Pusat Khawatir Dianggap Terlalu Cawe-Cawe

KPI Pusat menyatakan bahwa pembatasan jumlah episode sinetron tergantung pada hasil revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 3 April 2024 - 10:56 WIB
Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Pusat Tulus Santoso jawab isu pembatasan jumlah episode sinetron
Sumber :
  • Rio Feisal-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menjawab isu publik mengenai pembatasan jumlah episode sinetron yang tayang di televisi Tanah Air.

Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Pusat Tulus Santoso menyatakan, pembatasan jumlah episode sinetron tergantung pada hasil revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikannya seusai Seminar Nasional bertajuk "Responsi Media Baru dalam Diskursus Revisi Undang-Undang Penyiaran" di kawasan Senen, Jakarta, Selasa (2/4/2024).

"Kalau itu (pembatasan episode sinetron) tergantung dari kemudian apakah memang KPI diamanatkan secara lebih dalam lagi, gitu, ya, karena selama ini KPI cuma bicara pascatayang," kata Tulus Santoso dilansir tvOnenews.com dari Antara, Rabu (3/4/2024).

Terkait isu pembatasan jumlah episode sinetron, KPI Pusat meminta saran dari masyarakat mengenai perlu tidaknya hal tersebut.

tvonenews

Terlebih, KPI khawatir terlalu dianggap ikut campur dalam ranah produksi tayangan.

"Apakah kemudian KPI membutuhkan kewenangan masuk ke ranah sana? Apakah kemudian publik membutuhkan KPI untuk bisa masuk dalam seperti itu? Atau malah dianggap terlalu cawe-cawe kalau masuk ke ranah tersebut?" ujar Tulus.

Namun apabila masyarakat menghendaki hal tersebut, maka KPI sangat siap untuk menjalankan kewenangan apabila revisi UU Penyiaran mengaturnya.

Kendati demikian, Tulus tetap menegaskan bahwa ada kekhawatiran tersendiri apabila hal itu memang dikehendaki.

Menurutnya, mengatur pembatasan jumlah episode sinetron dalam praktiknya tidaklah sederhana.

Terlebih apabila sinetron dengan ratusan atau ribuan episode masih banyak ditonton oleh masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya khawatir, jangan-jangan memang tadi kan, orang kami mengatur yang di luar produksi saja dianggap terlalu mengatur, apalagi masuk ke dalam produksi. Ya sudah KPI-nya suruh produksi sendiri deh, jangan-jangan seperti itu. Maka saya kembalikan lagi, apakah publik kemudian ingin KPI bisa masuk ke ranah sana? Kalau ingin? Ayo," jelasnya.

"Sekarang saya tanya, kalau sinetron itu masih ada, kira-kira masih ada yang menonton enggak berarti? Tentu masih ada karena masih ada yang menonton, berarti masih ada yang pasang iklan. Nah, itu juga menjadi catatan, artinya enggak sederhana," katanya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Alasan Gubernur Jawa Barat KDM 'Enggan' Lunasi Pembayaran Kontraktor Senilai Rp621 Miliar: Kami Tidak Akan Membayar Semuanya

Terungkap Alasan Gubernur Jawa Barat KDM 'Enggan' Lunasi Pembayaran Kontraktor Senilai Rp621 Miliar: Kami Tidak Akan Membayar Semuanya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) membuat gebrakan baru usai sorotan publik terkait konidisi keuangan pemerintahan yang dipimpinnya.
Kantornya Digeledah KPK, Ini Pengakuan DJP Kemenkeu

Kantornya Digeledah KPK, Ini Pengakuan DJP Kemenkeu

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku kooperatif terkait penggeledahan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (13/1/2026).
Fantastis, Segini Peputaran Transaksi di Jakarta Selama Momen Nataru

Fantastis, Segini Peputaran Transaksi di Jakarta Selama Momen Nataru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan gelaran Jakarta Festive Wonder 2025 sukses meningkatkan perputaran ekonomi di Jakarta.
Prabowo Targetkan Pembangunan Ratusan Sekolah dalam Kurun Waktu 4 Tahun

Prabowo Targetkan Pembangunan Ratusan Sekolah dalam Kurun Waktu 4 Tahun

Pemerintah Indonesia terus menggenjot penambahan fasilitas pendidikan diseluruh penjuru wilayah.
Geger! Pedagang Cilok Luka-luka Usai Dianiaya di Kembangan

Geger! Pedagang Cilok Luka-luka Usai Dianiaya di Kembangan

Seorang pria yang merupakan pedagang cilok mengalami luka-luka usai menjadi korban penganiayaan di Jalan Basmol Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (13/1/2026).
Kasus Korupsi Kuota Haji, Petinggi PBNU Diduga Terima Uang

Kasus Korupsi Kuota Haji, Petinggi PBNU Diduga Terima Uang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Aizzudin Abdurrahman terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.

Trending

Michael Carrick Kembali ke Old Trafford, Manchester United Masuki Era Interim

Michael Carrick Kembali ke Old Trafford, Manchester United Masuki Era Interim

Manchester United dikabarkan semakin dekat menunjuk Michael Carrick sebagai manajer interim hingga akhir musim.
Pria Tewas Bersimbah Darah di TPU Kota Bekasi, Polisi Ungkap Sosok Pelakunya

Pria Tewas Bersimbah Darah di TPU Kota Bekasi, Polisi Ungkap Sosok Pelakunya

Polda Metro Jaya menangkap pelaku pembunuhan pria berinisial MDTWS (25) yang ditemukan tewas di tempat pemakaman umum (TPU) Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (11/1/2026).
Belum usai Euforia Persib Menang Atas Persija, Maung Bandung Dapat Kabar Buruk dari Situasi Federico Barba

Belum usai Euforia Persib Menang Atas Persija, Maung Bandung Dapat Kabar Buruk dari Situasi Federico Barba

Persib Bandung meraih kabar kurang menyenangkan dari Federico Barba usai menumbangkan Persija Jakarta. Bek asal Italia itu kini dikabarkan menjadi incaran tiga klub Serie B.
Juventus Beri Pukulan Telak kepada Emil Audero, Luciano Spalletti Justru Sampaikan Pernyataan Mengejutkan

Juventus Beri Pukulan Telak kepada Emil Audero, Luciano Spalletti Justru Sampaikan Pernyataan Mengejutkan

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menyampaikan pernyataan mengejutkan setelah menang telak dengan skor 5-0 atas Cremonese. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korbannya.
Rezeki Datang Bertubi-tubi! Kondisi Finansial Zodiak 14 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Rezeki Datang Bertubi-tubi! Kondisi Finansial Zodiak 14 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 14 Januari 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Siapa Sih Kelly di Buku Broken Strings Aurelie Moeremans? Sosoknya Bikin Pembaca Emosi dan Kini Minta Maaf

Siapa Sih Kelly di Buku Broken Strings Aurelie Moeremans? Sosoknya Bikin Pembaca Emosi dan Kini Minta Maaf

Aurelie Moeremans menghadirkan sosok Kelly yang memberikan nomornya kepada Bobby di buku Broken Strings. Aurelie mengungkapkan sahabatnya sudah minta maaf.
Kekayaan Timothy Ronald Disorot Usai Terseret Dugaan Penipuan, Ini Sumber Pundi-Pundi Sang Raja Kripto

Kekayaan Timothy Ronald Disorot Usai Terseret Dugaan Penipuan, Ini Sumber Pundi-Pundi Sang Raja Kripto

Kekayaan Timothy Ronald disorot usai terseret dugaan penipuan trading kripto. Ini sumber pundi-pundi Raja Kripto Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT