News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Tewasnya Praka Supriyadi Murid Habib Bahar, Ditemukan Berlumuran Darah di Jalan, Sempat Bernapas Sejenak

Ini kronologi tewasnya Praka Supriyadi. Praka Supriyadi merupakan prajurit TNI. Dia juga merupakan salah satu murid Habib Bahar bin Smith. 
Senin, 1 April 2024 - 08:51 WIB
Penceramah Habib Bahar bin Smith
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Beginilah kronologi tewasnya Praka Supriyadi. Praka Supriyadi merupakan prajurit TNI yang juga murid Habib Bahar bin Smith. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Praka Supriyadi ditemukan tewas berlumuran darah di Jalan Pangkalan 5, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi sekira pukul 03.30 WIB pada Jumat (29/3/2024) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komandan Kodim (Dandim) 0507/Bekasi Kolonel TNI Arm Rico Sirait mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar.

Warga sekitar awalnya menduga Praka Supriyadi kecelakan di sekitar lokasi kejadian lantaran adanya luka-luka pada tubuh prajurit TNI tersebut. 

Warga sekitar pun mengecek Praka Supriyadi. Ternyata dia masih sempat bernapas. Warga sekitar langsung melarikan Praka Supriyadi ke rumah sakit terdekat. 

"Laporan diterima dari warga bahwa ada korban kecelakaan. Kemudian dicek oleh petugas korban masih hidup dan sempat komunikasi dan mengaku anggota POM TNI. Minta tolong dibantu dibawa ke rumah sakit," kata Rico dikutip pada Senin (1/4/2024). 

tvonenews

Praka Supriyadi sempat mendapat penanganan medis. Akan tetapi, nyawanya tidak tertolong lantaran luka yang dialami di bagian belakang kepala dan lengan kanan cukup parah.

Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut pihak kepolisian dan TNI. 

Berbeda sikap, Habib Bahar bin Smith yakin Praka Supriyadi dibunuh, bukan kecelakaan seperti yang diinformasikan.

Dia merasa curiga karena menurutnya ada bekas luka yang tidak lazim melekat pada tubuh Praka Supriyadi. 

Inilah yang membuat Habib Bahar bin Smith tidak percaya kalau murid kesayangannya meninggal dunia karena kecelakaan.

"Tadi jenazahnya dilihatin enggak? Bekas-bekas lukanya ada enggak? Foto-foto lengkap, bukti ada semua. Jadi keluarga cuma hanya lihat wajah sebelum dimakamin ya? Ya sebab ada yang ganjal," kata Habib Bahar bin Smith dikutip dari tayangan YouTube Sayyid Bahar Bin Sumaith Official.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia berjanji tidak akan tinggal diam dengan kasus dugaan pembunuhan ini. 

"Enggak bisa dibiarin. Saya Bahar bin Smith akan usut sampai tuntas, sampai ketemu pelakunya. Almarhum orang baik, orang saleh, dekat sama ulama. Semoga almarhum berkumpul sama Rasulullah," harapnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral