News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penjelasan Demokrat Soal Pernyataan AHY yang Sebut Hancur Lebur Jika Masih dalam Koalisi Anies

Partai Demokrat buka suara soal pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal Koalisi Perubahan dan Persatuan yang usung Anies.
Selasa, 26 Maret 2024 - 10:13 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Anies Baswedan saat deklarasi dukungan tahun lalu
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Partai Demokrat buka suara soal pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP).

AHY mengatakan hancur lebur jika masih bertahan di Koalisi Perubahan. Atas pernyataan AHY tersebut elite Partai Demokrat pun berikan penjelasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Arief menuturkan maksud AHY adalah saat pihaknya ditinggal dalam urusan capres dan cawapres di Koalisi Perubahan. 

Menurut Andi Arief saat itu, elektabilitas Partai Demokrat sempat menurun hingga 4 persen.

Seusai keluar dari koalisi yang mengusung Anies-Muhaimin tersebut, Demokrat langusung merapat ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo-Gibran.

"Jadi, kita cepat banding setir ke KOalisi Indonesia Maju. Dan, kita selamat 7,3 persen. Jadi, di beberapa survei kita hampir saja hancur lebur," kata Andi Arief di Depok, Senin (25/3/2024).

Andi Arief menjelaskan hancur lebur yang terjadi di KPP bukan hanya saat itu saja. 

Namun, juga terlihat dalam situasi saat partai, pendukung dan capresnya yang disindirnya jalan sendiri-sendiri. 

“Hancur leburnya bukan hanya pada saat itu. Tapi, juga sekarang hancur lebur. Partainya jalan ke mana, kemudian pendukungnya jalan ke mana, capresnya jalan ke mana,” ujar Andi. 

Andi menyinggung tak ada kekompakan di KPP. 

Kata dia, kondisi ini yang disebut hancur lebur oleh AHY belum lama ini. 

Ucapan itu dilontarkan AHY sebagai introspeksi dan tidak ada maksud menyudutkan. 

“Itu yang namanya hancur lebur terjadi di Koalisi Perubahan. Jadi, ini yang  disampaikan oleh AHY kemarin sebagai introspeksi bersama, bukan maksud mendiskreditkan," sebut Andi. 

Pun, dia bilang dengan beralihnya Demokrat ke KIM dianggap langkah tepat. 

Sebab, jika tetap masih di KPP maka partainya memang bisa hancur lebur. 

“Bahwa kalau kita tetap pada Koalisi Perubahan pada saat itu hanya menjadi pendukung dan kalah. Ya, hancur lebur kita,” ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, soal rencana restrukturisasi struktur organisasi yang disampaikan AHY, ia enggan menjelaskan. 

Menurut Andi, restrukturisasi struktur organisasi akan dibahas pada kongres partai. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT