News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Terbaru Satu Keluarga Lompat dari Apartemen di Penjaringan

Sejumlah fakta ditemukan setelah satu keluarga yang terdiri dari empat orang meninggal secara mengenaskan, diduga bunuh diri di sebuha apartemen di Penjaringan.
Minggu, 10 Maret 2024 - 15:48 WIB
Lokasi jatuhnya satu keluarga di Apartemen Teluk Intan
Sumber :
  • Aldi Herlanda-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Satu keluarga yang terdiri dari empat orang meninggal dunia, diduga melakukan bunuh diri dengan melompat bersama dari lantai 22 sebuah gedung apartemen.

Keluarga tersebut terdiri dari satu orang pria berinisial EA berusia 50 tahun, seorang perempuan berinisial AIL, serta dua remaja yakni laki-laki berinisial JW berusia 13 tahun dan perempuan berinisial JL berusia 16 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keempat korban diduga bunuh diri, ditemukan oleh petugas keamanan dengan keadaan mengenaskan. Sebelumnya petugas tersebut mengatakan mendengar dentuman keras.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus dugaan bunuh diri ini, apakah ada unsur paksaan ataupun tidak.

Berikut beberapa fakta terbaru mengenai perkembangan kasus ini:

Dugaan Isu Pinjol Dorong Satu Keluarga Bunuh Diri

Berdasarkan pengakuan dari seorang tetangga, keluarga tersebut sering mencoba meminjam uang. Mereka pun terlihat seperti terpaksa melakukannya.

"Terakhir-terakhir juga sering pinjam (uang) tapi kemampuan terbatas, pinjam, dicuekin, kalu ada uang ya dikasih, tapi (saya lihat) terdesak sekali," kata seorang tetangga, dikutip VIVA, Minggu (10/3/2024).

Ia pun mengatakan, istri korban pernah bercerita kepada istrinya mengenai tidak bisa pinjam uang secara online atau pinjol lagi.

Mengenai hal tersebut, pihak kepolisian mengatakan masih melakukan pendalaman motif, sehingga tidak bisa memastikan kebenarannya.

Sempat Cium Kening Sebelum Lompat

Pihak kepolisian mendapatkan rekaman CCTV momen sebelum keluarga tersebut memutuskan untuk melompat bersama.

Berdasarkan rekaman CCTV, pria yang berusia 50 tahun itu mencium kening ketiga anggota keluarganya sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya.

"Setelah mencium keningnya, pihak AIL termonitor mengumpulkan ponsel-ponsel di tasnya, lalu naik ke atas," kata Kapolsek Penjaringan, Kompol Agus Ady Wijaya.

Pada sore hari, sekitar pukul 16.20 WIB para korban akhirnya melakukan aksi melompat dari lantai 22 apartemen secara bersama-sama.

Korban Ditemukan dengan Tangan Saling Terikat

Pihak petugas keamanan menemukan korban dalam keadaan mengenaskan setelah memeriksa lokasi karena mendengar dentuman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas tersebut terkejut karena melihat empat jasad yang terlentang dengan tangan saling terikat.

Menurut pihak kepolisian, gerak-gerik korban menunjukkan aksi bunuh diri ini memang sudah direncanakan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT