News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masa Lalu Gus Samsudin Dibongkar Kawan Lama, Ternyata Pernah Jadi Tukang Rongsok

Kawan lama Gus Samsudin berani bongkar profesi lama kawannya itu. Ternyata dulunya Gus Samsudin adalah tukang rongsok.
Rabu, 6 Maret 2024 - 05:08 WIB
Gus Samsudin
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Masa lalu Gus Samsudin dibongkar oleh kawan lamanya. Ternyata di masa lalunya, Gus Samsudin pernah menjadi tukang rongsok atau bekerja di bidang rongsokan. 

Melansir channel YouTube dr. Richard Lee, MARS., kawan lama Gus Samsudin tersebut mengaku sudah lama mengenal Gus Samsudin. Bahkan, sebelum Gus Samsudin memiliki padepokan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menceritakan kalau di masa lalu dirinya dan Gus Samsudin sama-sama menjadi tukang rongsok. Namun, mereka berbeda daerah. 

"Ketika saya mengenal, dia juga sudah pengepul rongsokan juga. (Gus Samsudin) Menerima dari pencari rongsokan dan dijual ke dia," kata kawan lama Gus Samsudin.

Kolase kawan lama Gus Samsudin dan Gus Samsudin. Dok: Istimewa

Adapun awal mula keduanya saling kenal bermula saat kawan lama itu membeli atap seng dari Gus Samsudin. 

"Awal mula kenal ya itu. Beli seng bekas dari dia," ujarnya. 

Kawan lama Gus Samsudin mengaku tidak ada tanda-tanda dari temannya itu bahwa dia akan menyukai hal-hal yang berbau mistis, sakti dan gaib. 

"Tidak ada tanda-tanda dia suka nerawang dan sebagainya. Itu tidak ada," ungkapnya.

Sekitar tahun 2013, kata dia, Gus Samsudin juga masih biasa soal agama. Tidak seperti yang dikenal saat viral.

"Karena sekarang dia menjadi asumsi publik soal agama, dulu (sekitar tahun 2013) soal agama masih biasa saja," kata kawan lama Gus Samsudin.

Kawan lama Gus Samusin itu mengaku masih mengenal baik sampai Gus Samsudin mendirikan padepokan sekitar tahun 2019. 

Kata dia, Gus Samsudin sudah tidak terlalu fokus pada bisnis rongsokannya ketika sudah memiliki padepokan yang berada di Blitar.

Dia pun mengaku sudah tidak terlalu nyambung dengan kawan lamanya tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Samsudin saat ditahan. Dok: Bidhumas Polda Jatim

"Ketika dia bikin padepokan itu saya kira cuma untuk kumpulan-kumpulan sama teman-teman. Enggak tahunya dia bikin pengobatan dan konten. Tapi saya tidak terlalu kepo karena saya di bidang rongsokan. Ketika dia sudah bikin padepokan itu dia tidak konsen sama rongsokannya. Makanya enggak begitu nyambung sama saya," ungkap kawan lama. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral