News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disebut Bakal Jadi Menteri Agama di Pemerintahan Prabowo-Gibran, Gus Miftah Berani Bantah Karena Hal Ini

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji Sleman, Miftah Maulana Habiburrahman atau yang kerap disapa Gus Miftah membahas tawaran menjadi Menteri Agama (Menag) pada pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Rabu, 6 Maret 2024 - 03:36 WIB
Gus Miftah dan Prabowo Subianto
Sumber :
  • tim tvOne/Langgeng

Jakarta, tvOnenews.com - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji Sleman, Miftah Maulana Habiburrahman atau yang kerap disapa Gus Miftah membahas tawaran menjadi Menteri Agama (Menag) pada pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Hal itu dikatakan Gus Miftah merespons beragam pertanyaan soal masa depannya bakal menjadi menteri atau tidak. Jawaban Gus Miftah itu terekam dalam tayangan YouTube Gus miftah official 1 Maret 2024 dengan judul 'Gus Miftah Masuk Istana! Prediksi Susunan Menteri Prabowo-Gibran 2024-2029'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menegaskan tidak ingin menjadi menteri, bahkan jika mendapat tawaran sebagai Menteri Agama.

"Makanya saya di mana-mana ditanya, Gus Miftah pengin jadi menteri apa enggak? Enggak. Saya semalam bilang sama Pak Dandrem ora (enggak). Mosok menteri, kok, gondrong. Kan, nggak pantas," kata Gus Miftah dilansir, Rabu (6/3/2024).

Gus Miftah mengaku tak bisa membayangkan dirinya bakal dilantik Prabowo Subianto sebagai menteri dalam kabinet pemerintahan Indonesia yang akan datang.

Dia menuturnya masih banyak tokoh berpengaruh baik untuk menjadi menteri di kabinet Prabowo-Gibran.

"Mosok dilantik Pak Prabowo, 'Menteri Agama Gus Miftah', kan, ora pantes," jelasnya.

Selain itu, Gus Miftah menilai kemampuannya belum pantas bila mendapat kepercayaan sebagai menteri.

Dia hanya berharap bisa menjadi teman Prabowo Subianto untuk bersama-sama menjaga kesatuan dan persatuan Indonesia.

"Mosok menteri agama blusukan neng Sarkem? Wes, sing wong liyo-liyo mawon (sudah orang yang lain-lain saja). Kulo pun dadi bolone Pak Dandrem, bolone Pak Prabowo (Saya jadi temannya Pak Dandrem, temannya Pak Prabowo)," imbuhnya.

Sebelumnya, Gus Miftah menurutkan ingin mengingatkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang saat ini memimpin perolehan suara sementara Pilpres 2024 di KPU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menilai kemenangan Prabowo-Gibran ialah kehendak Tuhan, bukan karena hebat dalam bertarung pada pesta demokrasi tersebut.

"Saya mau bilang sama Pak Prabowo sama Mas Gibran kamu menang hari ini bukan karena kamu hebat tapi karena Allah hendaki kamu menang. Jangan kemudian, 'wah menang nih' enggak. Kalau ngomong soal upaya semua calon pakai upaya kalau semua kampanye semuanya kampanye siapa kemudian yang dimenangkan oleh Allah orang yang dikehendaki oleh Allah SWT," ucapnya.(lpk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT