Wujudkan Mimpi Kota Dunia untuk Semua, IKN Dapat Dukungan Pemerintah Inggris
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Inggris mendukung Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota dunia untuk semua. Hal itu dibenarkan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) yang menyebut Pemerintah Inggris mendukung proyek IKN di Kalimantan Timur.
“Semoga dengan adanya kunjungan ini, Indonesia dan Inggris dapat bekerja sama membangun IKN ke depannya menjadi kota netral karbon yang tidak hanya dibanggakan oleh Indonesia, tapi juga masyarakat dunia,” ujar Duta Besar Britania Raya untuk Indonesia Dominic Jermey dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (25/2/2024).
Sebelumnya, OIKN melalui Kedeputian Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LHSDA) menerima kunjungan delegasi Pemerintah Kerajaan Inggris ke IKN.
Dalam kunjungan itu dihadiri Duta Besar Britania Raya untuk Indonesia Dominic Jermey dan Second Permanent Under Secretary at the Foreign, Commonwealth and Development Office (FCDO) Nick Dyer, beserta jajaran.
Adapun kunjungan tersebut dalam rangka melihat pembangunan IKN dengan konsep Kota Hutan dan Kota Netral Karbon.
Deputi bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN Myrna Asnawati Safitri mengajak delegasi pemerintah Inggris untuk mengunjungi IKN.
Kunjungan pertama ialah melihat penerapan urban farming hidroponik di salah satu greenhouse.
Sebagai salah satu upaya IKN untuk mewujudkan Net Zero Strategy, Otorita IKN menargetkan 10 persen luas IKN sebagai kawasan ketahanan pangan yang modern dan efisien, serta resilien iklim.
Setelah dari greenhouse, delegasi berkesempatan untuk berdialog langsung dengan para petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Ibu Kota.
Dalam dialog tersebut, para petani mengemukakan keinginan untuk terus belajar pertanian yang ramah lingkungan.
Rintisan pertanian regeneratif yang resilien terhadap perubahan iklim mulai dilakukan di IKN.
“Otorita IKN akan terus mendampingi asosiasi petani ibu kota dalam mendukung pertanian regeneratif, mulai dari pelatihan urban farming, penyediaan fasilitas pertanian yang modern, hingga pelatihan pemasaran berbasis online yang berguna untuk memperluas cakupan daya beli produk pertanian. Hal tersebut memberikan rasa aman bagi para petani sehingga petani bisa fokus mengembangkan pertaniannya tanpa rasa khawatir,” ujar Myrna.
Rombongan juga berkesempatan mengunjungi progres pembangunan di IKN, mulai dari Titik Nol Nusantara, hingga perkembangan pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Load more