News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral HTI Kumpulkan Massa di TMII dengan Kedok Perayaan Isra Mi'raj

Viral Organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) disinyalir kembali melangsungkan kegiatannya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Jumat, 23 Februari 2024 - 18:12 WIB
Tangkapan layar akun X terkait kabar viral HTI Kumpulkan Massa di TMII
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Viral Organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) disinyalir kembali melangsungkan kegiatannya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). 

Kegiatan yang disinyalir dilakukan oleh organisasi terlarang itu digelar dengan berkedok perayaan Isra Mi'raj bertajuk 'Metamorfoshow: It's Time to be One Ummah' pada 17 Februari 2024 di TMII. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar kegiatan HTI dengan kedok perayaan Isra Mi'raj tersebut viral melalui unggahan akun X @chanzyeolk. 

"Entah ini sudah yang kesekian kalinya kelompok berbahaya HTI lolos dalam menyelenggarakan kegiatan mereka. Berkedok dengan "Metamorfoshow: It's Time to be One Ummah" 1.200 anak muda dicuci otaknya oleh mereka. Kegiatan kemarin 17 Februari 2024," tulis deskripsi akun tersebut dikutip pada Jumat (23/2/2024). 

Lantas pihak TMII pun turut buka suara adanya kegiatan peryaan Isra Mi'raj tersebut yang disinyalir diinisiasikan oleh organisasi HTI. 

Kepala Seksi Humas TMII, Novera Mayang mengakui adanya kegiatan perayaan Isra Mi'raj bertajuk 'Metamorfoshow: It's Time to be One Ummah' pada 17 Februari 2024. 

"Metamorfoshow: It's Time to be One Ummah", diajukan pada tanggal 7 Februari 2024 untuk memperingati Isra Mi'raj di Teater Tanah Airku. Dalam pengajuan itu panita juga mengajukan permohonan untuk mendapatkan free pass dan shuttle untuk kegiatan mereka. Terkait permohonan free pass ini manajemen TMII tidak mengabulkan dan tetap berbayar sesuai ketentuan," kata Novera dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (23/2/2024). 

Mayang mengaku pihaknya telah mendapati  koordinasi ke kepolisian terkait izin kegiatan perayaan Isra Mi'raj tersebut dari pengelola Teater Tamah Airku.

Bahkan, kata Mayang, tak ada embel-embel yang digunakan saat kegiatan perayaan Isra Mi'raj tersebut berlangsung. 

"Dengan tembusan kepada Kapolres Metro Jakarta Timur dan Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Timur perihal acara peringatan Isra Mi’raj 1445 H di Gedung Teater Tanah Airku TMII," kata Mayang.  

"Pada saat berlangsungnya acara tidak terdapat atribut yang terpasang di area luar Gedung Teater Tanah Airku. Juga tidak terjadi gangguan kondusifitas keamanan dan kenyamanan pengunjung TMII lainnya," sambungnya. 

Sementara itu, pihak TMII mengaku hingga saat ini masih melakukan penelusuran dugaan kegiatan HTI yang berlangsung dengan kedok perayaan Isra Mi'raj tersebut. 

"Saat ini pihak kepolisian sedang berkoordinasi bersama Manajemen TMII untuk melakukan investigasi," katanya. 

Di sisi lain, Kapolres Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap penyelenggara kegiatan tersebut. 

Kata Ary tak terdapat embel-embel HTI yang tersebar dalam lingkungan TMII saat kegiatan tersebut berlangsung. 

"Mereka tidak menggunakan nama HTI ataupun simbol HTI. Iya (memanggil pihak penyelenggara acara," kata Nicolas kepada awak media saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (23/2/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Pemerintah Indonesia membubarkan secara resmi organisasi HTI melalui Kementerian Hukum dan HAM pada tahun 2017 lalu. 

Pembubaran organisasi dilakukan usai ideologi yang dibawa bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral