News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Gempa Selayar Tercatat 99 Orang, 18 Diantaranya Luka Berat dan Patah Tulang

Pasca gempa 7,4 SR yang mengguncang pulau Kalao Toa, di Kecamatan Pasilambena, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan,  tercatat total korban sebanyak 99 orang.
Sabtu, 18 Desember 2021 - 13:19 WIB
Korban gempa di Kalao Toa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Sumber :
  • Tim Tvone-Arsil Ichsan

Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan – Hingga hari ke 4 pasca gempa bermagnitudo 7,4 SR yang mengguncang pulau Kalao Toa, di Kecamatan Pasilambena, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan,  tercatat total korban yang terindentifikasi dan sudah ditangani secara medis sebanyak 99 orang. 18 orang diantaranya mengalami luka berat dan cukup parah karena tertimpa reruntuhan rumah saat terjadi gempa. Seluruh korban dirawat oleh tim medis di lokasi pengungsian yang tersebar di sejumlah titik di bukit Kalao Toa.

“Sementara yang luka parah, patah serta hamil tua dipersiapkan oleh tim medis untuk dirujuk ke rumah sakit umum daerah di pusat kabupaten Kepulauan Selayar, mengingat peralatan medis yang ada di Pusat Kesehatan Masyarakat di Pasilambena tidak memadai dan terbatas. Namun untuk segera merujuk para pasien parah ini, belum dilakukan karena belum ada kapal yang berlayar ke pusat kabupaten Kepulauan Selayar,” jelas dr. Ainun Fitriani Ismail, Dokter PKM Pasilambena.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah tenaga medis yang ada di lokasi gempa sebayak 46 Orang, namun mereka tidak bisa berbuat banyak karena keterbatasan kegiatan pasca gempa ikut dirasakan oleh para petugas medis, jelasnya lagi.  

Hingga Jumat (17/12/2021) malam, ribuan warga pulau Kalaotoa Kecamatan Pasilambena masih bertahan di lokasi pengungsian yang ada  di bukit Lambena. Mereka masih bertahan karena masih trauma akan gempa susulan mengingat masih seringnya guncangan gempa kecil dirasakan oleh warga.  

Kepada tvonenews.com, dr. Ainun Fitriani Ismail juga menyampaikan bahwa saat ini terdata ada 4 orang korban gempa yang mengalami luka, di mana lukanya tersebut termasuk luka berat dan segera memerlukan tindakan lebih lanjut di rumah sakit. Bahkan salah seorang dari 4 warga yang menjadi korban luka adalah seorang anak yang diduga mengalami patah tulang di area kedua pahanya.  

“Untuk itu, kami menyarankan kepada keluarga dan juga tim yang ada di Pasilambena untuk segera merujuk anak tersebut ke Rumah Sakit di Selayar, untuk memastikan apakah anak tersebut benar-benar patah kedua pahanya atau tidak,” tutur dr. Ainun.  

Saat ini, kata dr. Ainun pihaknya hanya bisa melakukan pemeriksaan fisik dan berdasarkan dari jawaban secara anamnesis (memperoleh data dan informasi tentang permasalahan yang sedang dialami dan dirasakan oleh pasien). Selain itu, juga ada beberapa ibu hamil yang sepertinya sangat beresiko ketika harus melahirkan di Pasilambena untuk saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 “Karenanya, kami juga menyarankan agar mereka dirujuk mengingat sarana dan prasarana yang masih sangat minim di Pasilambena,  serta tidak adanya tempat untuk melakukan persalinan yang cukup memadai,” pungkas dr. Ainun.

Terhadap korban luka yang ada, ia mengatakan saat ini tidak ada ruang perawatan yang layak sehingga para korban hanya dititipkan kepada para tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh titik pengungsian. (Arsil Ihsan/Ask) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT