GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IWO Yakin Netralitas TNI-Polri di Pemilu 2024 Harga Mati!

Pengurus PP IWO sangat yakin bahwa TNI-Polri tetap dan mampu menjaga komitmen untuk bersikap netral pada Pemilu 2024. Hal tersebut ditegaskan Yudhistira
Selasa, 13 Februari 2024 - 14:47 WIB
IWO Yakin Netralitas TNI-Polri di Pemilu 2024 Harga Mati!
Sumber :
  • tim tvOne - Akhyar

Jakarta, tvOnenews.com - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) sangat yakin bahwa TNI-Polri tetap dan mampu menjaga komitmen untuk bersikap netral pada Pemilu 2024.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum PP IWO Yudhistira untuk menjawab keragu-raguan masyarakat dan berbagai tudingan berbagai pihak yang menilai TNI-Polri akan memihak salah satu calon presiden dan wakil presiden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sangat yakin bahwa TNI Polri bisa memegang komitmen itu. Atau dengan kata lain, bagi TNI Polri, netralitas dalam Pemilu 2024 adalah harga mati!" tegas Yudhistira di Jakarta, Senin (12/2/2024).

Lebih jauh Yudis menjelaskan, jelas sebuah kerugian besar bagi TNI Polri jika melanggar komitmen itu, mengingat siapapun Presiden dan Wapres yang terpilih nanti, tentu akan berimplikasi baik positif atau negatif ke institusi. Apalagi presiden yang terpilih nanti akan menjadi Panglima atau Pimpinan Tertinggi TNI-Polri.

"Lantas kalau tidak netral, bagaimana nanti nasib TNI Polri jika paslon yang didukungnya kalah?. Tentu akan menjadi preseden buruk bagi negeri ini dan akan merusak citra kedua institusi. Kemudian, jika TNI Polri tak mampu menjaga komitmennya, bagaimana kedua intitusi mampu menjaga dan mengayomi masyarakat nantinya," ucap Yudis.

Disampaikan Yudis, berdasarkan pengamatannya dan pemberitaan di media, tidak ada bukti yang konkrit atas berbagai tudingan ketidaknetralan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau sekadar isu, tentu sebuah hal yang biasa. TNI-Polri pasti sudah kenyang dengan hal tersebut. Selama sifatnya tidak fitnah, mungkin masih bisa ditolerir," katanya. 

Lantas kalau sifatnya sudah hoax dan menggangu kamtibmas, hal ini tentu perlu disikapi agar tidak meracuni pikiran rakyat karena dikhawatirkan akan memicu asumsi atau stigma negatif," pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral