News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bela Yudha Arfandi Pelaku Pembunuhan Dante, Gisel: Semangat Ya

Artis Gisella Anastasia (Gisel) memberikan dukungannya kepada sahabatnya sekaligus tersangka pembunuhan Dante, Yudha Arfandi
Selasa, 13 Februari 2024 - 14:39 WIB
Kolase Gisel dan Yudha
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Artis Gisella Anastasia (Gisel) memberikan dukungannya kepada sahabatnya sekaligus tersangka pembunuhan Dante, Yudha Arfandi.

Dalam sebuah wawancara dalam akun gosip yang dikutip Selasa (13/2/2024), Gisel mengungkapkan bahwa ia merasa lemas sepanjang hari atas kepergian anak Tamara Tyasmara itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sempat lemas seharian, karena kebayang gimana rasa dukanya, kebetulan aku masih kenal pula sama yang jagain terakhir (Yudha Arfandi),” ungkapnya.

Mantan istri Gading Marten ini juga menegaskan bahwa dukungan yang ia sampaikan kepada Yudha bukan tanpa alasan, melainkan didasarkan pada pengetahuan mengenai tersangka secara pribadi.

Saat ini Yudha sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun Gisel merasa publik tidak berhak untuk memojokkan Yudha hanya berdasarkan bukti yang kurang jelas. 

Ia mengatakan orang yang membenci Yudha hanya melihat video di media sosial tanpa tahu keseluruhannya.

“Sangat disayangkan tapi memang di mana-mana seperti itu. Termasuk sekarang ini beredar kabarnya. Kita kan belum tau bagaimana sebenar-benarnya, semua bukti kita juga enggak punya. Kita Cuma lihat dari video bukti dua menit dari belakang, di blur pula,” jelas Gisel.

“Jadi maksudnya siapalah kita untuk bisa nge-judge, siapalah kita bisa langsung mendakwa?,” tambahnya.

Gisel juga mengatakan bahwa ia adalah orang yang sangat berhati-hati dalam berkomentar. Dukungan yang diberikan kepada Yudha Arfandi dilakukannya dengan sadar dan penuh pertimbangan.

“Aku ini termasuk orang yang kalau mah komentar sangat berhati-hati. Karena sebagai manusia pengetahuan kita terbatas. Kadang-kadang dengan apa kita tuh mudah sekali tergiring opininya,” ucap Gisel.

Gisel menyayangkan sikap masyarakat yang dianggap terlalu cepat dalam menghakimi, karena belum diketahui serara pasti kronologi kejadiannya.

Pernyataan yang dilontarkan Gisel membuat banyak netizen geram, pasalnya polisi sudah melakukan penyelidikan secara menyeluruh sebelum menjadikan Yudha tersangka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Gisel seolah tidak mau mempercayai itu dan tetap membela Yudha atas dasar kenal secara pibadi.

“Mbak gissele kamu toh punya anak juga hati-hati kalau berkomentar, jangan sampai kamu ngalamin hal kaya gitu juga,” tulis @s_ananditaaa dalam kolom komentar Instagram @gisel_la.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral