News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Tanpa Alasan Tamara Tyasmara Akui Gigit dan Cubit Jenazah Anaknya yang Telah Ditenggelamkan 12 Kali, Begini Pengakuannya

Artis Tamara Tyasmara mengaku menggigit dan mencubit jenazah anaknya, Dante (6), yang telah ditenggelamkan 12 kali hingga tewas.
Sabtu, 10 Februari 2024 - 07:00 WIB
Tamara Tyasmara
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Artis Tamara Tyasmara mengaku menggigit dan mencubit jenazah anaknya, Dante (6), yang telah ditenggelamkan 12 kali hingga tewas oleh pelaku di kolam renang Palem, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Sabtu (27/1/2024) lalu.

Aksi ini dinilai cukup janggal oleh warganet. Namun, bukan tanpa alasan Tamara melakukan hal itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia pun menjelaskan alasannya dengan menceritakan kronologi tewasnya Dante.

"Saya mau ke kolam renang, tapi ternyata ada kejadian itu. Akhirnya saya langsung ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi. Pas saya di situ, Dante sudah di IGD lagi tiduran," kata Tamara,Rabu (7/2/2024).

Tamara melihat anaknya sudah terkapar lemas dan mulai kebiruan. Dia mengaku kehilangan akal hingga melakukan segala cara untuk membangunkan Dante.

Di situlah dia mulai menggigit dan mencubiti tubuh almarhum.

tvonenews

"Pas saya sampai badannya sudah biru. Nah, itulah saya gigit-gigitin pipinya, saya cubitin tangannya. Pokoknya gimana dia bisa respons. Sampai situ keadaan Dante sudah enggak sadar. Ternyata sudah meninggal," ujarnya. 

Terkait hujatan warganet atas aksinya itu, Tamara mengaku menerimanya. 

"Saya terima saja. Karena ya wajar orang punya pendapat masing-masing. Terlebih kayaknya saya orangnya jarang aktif media," ungkapnya. 

Detik-detik Pelaku Tenggelamkan Anak Tamara Tyasmara

Disclaimer: Peringatan (trigger warning): Artikel bagian ini mengandung konten kekerasan eksplisit yang dapat memicu kondisi emosi dan mental pembaca. Kami menyarankan Anda tidak meneruskan membacanya jika mengalami kecemasan dan mempertimbangkan untuk meminta bantuan profesional.

Pelaku terekam CCTV. Dok: Istimewa

Detik-detik pelaku tenggelamkan anak Tamara Tyasmara terekam CCTV. Berdasarkan video 01:56 yang didapatkan tvOnenews.com, tampak ada empat orang dalam kolam renang itu.

Dua orang merupakan pengguna kolam renang. Sedangkan, dua orang lainnya merupakan Dante—anak Tamara Tyasmara—dan pelaku. 

Di detik-detik awal, tampak pelaku berenang mendekati korban. Setelah itu, korban tampak menengok kanan dan kiri sebelum melancarkan aksinya. 

Korban tampak berusaha untuk menghirup udara. Selang beberapa waktu, korban dan pelaku keluar dari kolam renang.

Pelaku pun tampak sedang memberikan bantuan terhadap korban. Namun, korban telah terkulai di pelukan pelaku.

CCTV Dipastikan Asli

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam mengatakan CCTV tersebut asli.

“Hasil daripada pemeriksaan analisis digital, dinyatakan bahwa rekaman CCTV 2 jam 1 menit tersebut asli ataupun tidak ada unsur editan," kata Ade, Jumat (9/2/2024).

Dia menjelaskan dalam rekaman tersebut tampak jelas aksi tersangka berinisial YA membenamkan korban ke dalam kolam renang.

Saat ditelusuri dari rekaman yang diperoleh, korban tengah asyik berenang di pinggir kolam.

Tersangka YA pun mendekati dari belakang dan melakukan aksinya.

"Korban ini dibenamkan kepalanya kurang lebih sebanyak 12 kali," jelasnya.

Namun, Ade mengaku belum dapat menjelaskan secara rinci penyebab kematian korban.

Dia mengatakan pihaknya masih mendalami soal 12 gerakan tersangka yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Tersangka kematian Dante. Dok: Istimewa

Pacar Tamara Ditangkap Terkait Kasus Kematian Dante 

Polda Metro Jaya berhasil menangkap pria yang diketahui sebagai pacar dari artis Tamara. Pria tersebut berinisial YA.

"Penyidik telah melakukan penangkapan terhadap saudara YA terkait peristiwa meninggalnya putra saudari Tamara. Selanjutnya tersangka dibawa ke Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan," terangnya. 

Adapun berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com pada Jumat (9/2/2024), pacar Tamara itu ditangkap di rumahnya di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas kepolisian langsung masuk ke dalam rumah dan menemukan YA sedang tertidur pulas di kamarnya. 

YA pun terbangun dan mendapati petugas kepolisian sudah membawa surat penangkapannya. Tangan YA pun diborgol dan dibawa oleh petugas kepolisian. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral