GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggrek Ungu Jokowi Untuk Megawati, Tegas Simbolkan Sikap Sang Presiden Sedang...

"Tidak hanya lewat Bunga itu, tetapi di hari yang sama, saat mengirim bunga ke Megawati, Jokowi justru menggempur markas PDIP yaitu Jawa Tengah," tegasnya.
Rabu, 24 Januari 2024 - 12:49 WIB
Anggrek Ungu Jokowi Untuk Megawati, Tegas Simbolkan Sikap Sang Presiden Sedang...
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvonenews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengirimkan buket bunga anggrek ungu untuk Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Bunga anggrek itu dikirimkan Presiden Jokowi sebagai ucapan atas ulang tahun Megawati yang ke-77. "Selamat ulang tahun Ibu Megawati Soekarnoputri," tulisan di karangan bunga anggrek ungu tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara normatif, bunga Anggrek melambangkan kebangsawanan seseorang, keagungan dan kehormatan. Dalam hal ini, Megawati adalah sosok yang punya tiga identitas mulia tersebut sehingga sangat layak mendapat bunga anggrek.

Tetapi pertanyaannya adalah, mengapa harus bunga anggrek dan mengapa harus berwarna ungu? Demikian disampaikan Analis politik yang juga pengajar Ilmu Komunikasi Politik dan Teori Kritis pada Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang Mikhael Rajamuda Bataona. 

Ia mengatakan karangan bunga ungu untuk megawati menarik untuk dicermati, sebab di tengah tensi politik yang sangat panas saat ini, bunga Anggrek Jokowi ini menjadi sangat simbolik.

Dengan pilihan bunga Anggrek berwarna Ungu, dan bukan bunga Mawar Merah, terbaca bahwa Jokowi sedang menggunakan simbolisme bunga untuk menyampaikan pesannya bahwa ia tidak lagi beridentitas merah.

"Jokowi lewat Bunga Anggrek berwarna Ungu itu, secara simbolik sedang menyatakan bahwa bukan lagi merah," Demikian tafsir Bataona, sebagaimana dikutip dari ANTARA, di Jakarta, Rabu (24/1/2024).

Bataona menegaskan bahwa Jokowi tidak lagi sejalan dengan Megawati dan PDIP karena simbol seperti bunga itu selalu memanggul ambivalensi dalam dirinya. 

Simbol bunga, kata dia, bisa menyembunyikan suatu niat atau suatu pesan dengan cara menyatakannya.

Atau sebaliknya juga, bisa menyatakan niat tersebut dengan cara menyembunyikannya. Dalam hal ini, Jokowi sedang menyembunyikan identitas barunya di balik Bunga tersebut sambil menyatakan bahwa ia bukan lagi merah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia tidak lagi beridentitas sama dengan Megawati yaitu Merah PDIP atau dengan kata lain, Jokowi secara tersirat mau mengatakan bahwa warna, spirit, dan daya magis Merah hanyalah masa lalu.

Warna merah yang telah menjadi identitas dan jati dirinya sejak tahun 2005 saat pertama kali ia direstui Megawati sehingga terpilih menjadi Wali Kota Solo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral