News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Greenflation Ala Gibran, Mahfud Md: Jawabannya Ngawur, Gila Nih Ngarang Ndak Karuan

Adu debat Cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka dengan Cawapres nomor urut 03 Mahfud Md kembali membuat heboh soal pertanyaan greenflation atau inflasi hijau.
Minggu, 21 Januari 2024 - 21:52 WIB
Cawapres 03, Mahfud Md
Sumber :
  • tim tvOne/M Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Adu debat Cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka dengan Cawapres nomor urut 03 Mahfud Md kembali membuat heboh soal pertanyaan greenflation atau inflasi hijau.

Gibran awalnya menanyakan soal bagaimana cara mengatasi greenflation kepada Mahfud Md, tetapi tidak menjelaskan istilah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sesuai aturan, istilah-istilah itu harus dijelaskan," kata moderator di Debat Pilpres 2024 di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (21/1/2024).

"Baik, ini tadi tidak saya jelaskan, karena, kan beliau seorang profesor. Oke, greenflation ini adalah inflasi hijau, sesimpel itu," ujar Gibran.

Mahfud Md mengatakan cara mengatasi inflasi hijau berasal dari ekonomi hijau adalah ekonomi sekuler.

Menurutnya, proses pemanfaatan produk ekonomi pangan misalnya, dimanfaatkan di-recycle bukan dibuat.

"Jadi, bukan barang itu lalu dibiarkan menganggu ecology. Nah, saya punya cerita kalau bicara recyke seperti ekonomi hijau saya merasa bangga menjadi orang Madura. Sebab, orang Madura yang pertama dulu mempelopori ekonomi hijau, ekonomi sirkuler, yang mana orang Madura memunguti sampah-sampah diolah, sehingga ekonomi sirkuler itu sudah menjadi kesadaran ," jelas Mahfud.

Mahfud menyampaikan pihaknya memahami ekonomi hijau, inflasi hijau dan sebagainya.

"Banyak hal yang harus kita lakukan, karena misalnya ya, ukuran kemajuan ekonomi kita selalu diukur dari sekitar lima hal. Misalnya pertumbuhan, kemiskinan, ketimpangan, dan lain sebagainya, tetapi ada satu yang harus ditambahkan, yaitu emisi," tambahnya.

Mendengar jawaban Mahfud Md, Gibran mengaku tidak mengerti terkait peryataan tersebut karena tidak sesuai dengan pertanyaannya.

"Saya lagi nyari jawabannya Prof Mahfud. Saya cari-cari di mana ini jawabannya? Kok, nggak ketemu jawabannya. Saya tanya inflasi hijau, kok malah menjelaskan ekonomi hijau," sahut Gibran.

"Saya juga ingin mencari tuh, jawabannya ngawur juga tuh, gila nih ngarang ndak karuan, mengatikan dengan sesuatu yant tidak ada," kata Mahfud.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahfud mengatakan kalau akaemisi, mudahnya kalau bertanya yang gitu recehan. Oleh karena itu, itu tidak layak dijawab.

"Saya kembalikan ke moderator, ya memang ndak layak dijawab pertanyaan kayak gini. Saya kembalikan ndak ada gunanya menjawab," tutup Mahfud.(lpk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT