News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yenny Wahid Bicara Netralitas Pimpinan di Tengah Polemik Puncak Harlah Muslimat NU ke-78 Dimajukan dari Tanggal Pendiriannya

Yenny Wahid selaku putri dari Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur Hadi dalam kegiatan puncak Harlah Muslimat NU ke-78 yang berlangsung di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (20/1/2024).
Sabtu, 20 Januari 2024 - 22:09 WIB
Suasana kegiatan puncak Harlah Muslimat NU ke-78 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu (20/1/2024).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Saputra

Jakarta, tvOnenews.com - Yenny Wahid selaku putri dari Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur Hadi dalam kegiatan puncak Harlah Muslimat NU ke-78 yang berlangsung di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (20/1/2024). 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai mengikuti serangkaian kegiatan, Yenny Wahid turut menyoroti kabar majunya kegiatan puncak Harlah Muslimat NU dari tanggal terbentuknya pada 29 Maret 1946. 

 

Pasalnya, santer beredar dimajukannya puncak Harlah Muslimat NU ke-78 itu disinyalir dalam bentuk mengkampenyakan satu dari tiga kandidat Pilpres 2024. 

 

Yenny pun berpendapat majunya jadwal puncak kegiatan Harlah Muslimat NU ke-78 itu ditujukan untuk mendinginkan suasana sebelum kampanye akbar oleh setiap kandidat Pilpres 2024 yang berlangsung pada tanggal 21 Januari - 7 Februari 2024. 

 

"Enggak ada (maksud kampanyekan salah satu calon). Justru tujuan acara ini adalah untuk mendinginkan suasana. Kita semua menginginkan Pilpres ke depan ini adem ayem hasilnya baik ada kejujuran ada keadilan, tidak ada kecurangan semuanya berjalan baik semua ini harapan NU semua," kata Yenny kepada awak media di kawasan GBK, Jakarta, Sabtu (20/1/2024). 

 

Tak hanya membantah tujuan mengkampanyekan salah satu kandidat Pilpres 2024, Yenny Wahid turut serta memastikan sikap netral organisasi NU pada perhelatan Pilpres 2024. 

 

Bahkan, kata ia, setiap individu yang menghadiri kegiatan puncak Harlah Muslimat NU ke-78 tak membawa emebl-embel paslon Pilpres 2024. 

 

Meski dari sejumlah pimpinan Pengurus Muslimat NU didapati telah menentukan arah politiknya dan terguang pada tim kampanye kandidat Pilpres 2024. 

 

"NU memang netral, NU harus netral dalam politik praktis. Kalau seperti saya, saya cuti sementara supaya saya bisa kampanye. Jadi saya enggak bawa organisasi menghadiri acara Harlah," kata Yenny Wahid. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Kita tidak mengerahkan struktur tidak mengerahkan apapun untuk kepentingan Paslon apapun kita menjaga marwah NU," sambungnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral