News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gibran Keceplosan Bocorkan Materi Debat Cawapres Kedua saat Hadiri RPJD Solo, Singgung soal Smart Farming

Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka keceplosan membocorkan materi debat cawapres kedua yang akan digelar pada Minggu (21/1/2024) mendatang saat menghadiri acara konsultasi publik Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJD) Kota Solo.
Jumat, 5 Januari 2024 - 05:51 WIB
Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri RPDJ Solo
Sumber :
  • Effendi Rois-tvOne

Solo, tvOnenews.com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka keceplosan membocorkan materi debat cawapres kedua yang akan digelar pada Minggu (21/1/2024) mendatang.

Dia mengatakan hal itu saat menghadiri acara konsultasi publik Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJD) Kota Solo tahun 2025-2045 di Solo Paragon Hotel & Residences, Kamis (4/1/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya Gibran sedang memaparkan soal pembangunan fisik di Solo yang rampung dikerjakan. 

Setelah itu, Gibran mengatakan ingin fokus membangun sumber daya manusia (SDM). Salah satunya keinginan untuk membuat smart farming yang melibatkan anak-anak muda. 

Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka. Dok: Muhammad Bagas-tvOne

"Tadi sempat disinggung soal smart farming. Sebenarnya saya enggak boleh menjelaskan ini. Ini saya simpan untuk bahan debat 3 minggu lagi tapi enggak apa-apa saya jelaskan," ujar Gibran. 

Lantas, dia pun kembali memaparkan tentang hal itu. Gibran mengatakan dengan kondisi Kota Solo yang tidak mempunyai lahan pertanian, Gibran ingin mengisinya dengan smart farming yang melibatkan anak-anak muda. 

"Solo ini kan saya jelaskan tidak punya lahan. Tapi kiri kanan kita punya lahan. Kita punya apa? Kita punya anak-anak muda yang mungkin belum tertarik di bidang pertanian. Kita pengen mengisi kekosongan itu dengan smart farming, kalau urban farming sudah ada. Kita bikin hal-hal yang melibatkan anak-anak muda smart farming," papar Gibran.

Gibran memiliki impian untuk menjadikan Kota Solo sebagai kota pusat riset dan pengembangan di bidang teknologi.

Pasalnya, Gibran menyadari Kota Solo tidak memiliki lahan yang cukup yang bisa diolah bersama-sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi meskipun kita tidak punya lahan kita masih punya kesempatan di situ. Saya itu pengen ke depan anak-anak muda Solo menyumbangkan ide-ide kreatifnya, menyumbangkan inovasinya. Kita pengen kedepan banyak kolaborasi. Kita pengen Solo jadi pusat riset, pusat RnD (Research and Development). Pusat pelatihan untuk hal-hal yang benar-benar bisa menjawab tantangan zaman," pungkasnya. (ers/nsi)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral