News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Erupsi Semeru, Dongeng Rakyat Seputar Gunung Tertinggi di Jawa

Siapa yang tidak mengenal Puncak Tertingi Mahameru yang sudah lama menjadi primadona para pendaki? Belum afdol jika pendaki belum menapakkan kaki di Semeru.
Minggu, 5 Desember 2021 - 09:20 WIB
Dokumentasi - Gunung Semeru
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta - Erupsi Semeru, cerita rakyat dan misteri Gunung Semeru, siapa yang tidak mengenal Sang Puncak Tertingi Mahameru yang sudah lama menjadi primadona para pendaki? Belum afdol rasanya jika belum bisa menapakkan kaki pada puncak tertinggi Pulau Jawa.

Selain terkenal karena keindahannya, Gunung Semeru juga menyimpan banyak cerita dan kearifan rakyatnya. Sebagaimana Gunung Tangkuban Perahu yang terkenal dengan kisah Sangkuriang dan Dayang Sumbi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gunung Semeru juga memiliki legenda dan cerita rakyat yang tak kalah mengagumkan. Begini Cerita Rakyat dan Misteri Gunung Semeru:

Gunung Semeru Dalam Tantu Pagelaran

Legenda Gunung Semeru melekat dalam kepercayaan masyarakat Jawa kuno. Kepercayaan ini juga tertuang dalam Tantu Pagelaran dari abad ke-15.

Dalam cerita tersebut, dahulu Pulau Jawa adalah daratan yang mengambang, senantiasa berguncang dan terombang ambing dalam ombak lautan. Para Dewa kemudian memutuskan untuk memakun Pulau Jawa agar tidak mengambang.

Para Dewa akhirnya memindahkan Gunung Meru dari India ke atas Pulau Jawa. Ialah Dewa Wisnu yang menjelma menjadi seekor kura-kura raksasa yang menggendong gunung tersebut.

Kemudian, Dewa Brahma menjelma menjadi ular panjang yang membelitkan tubuhnya pada badan kura-kura. Dan gunung yang ia bawa untuk memastikan gunung tersebut terangkat dengan aman.

Awalnya Para Dewa meletakan gunung tersebut pada bagian paling barat dari Pulau Jawa. Namun karena terlalu berat, Pulau Jawa menjadi jompang dan bagian timur terangkat keatas.

Tak habis akal, Para Dewa selanjutnya berusaha memindahkan gunung tersebut ke bagian timur dari Pulau Jawa. Sayangnya beberapa bagian jatuh dan berceceran, sehingga lahirlah barisan pegunungan yang membentang dari bagian barat hingga bagian timur.

Nyatanya, keadaan masih sama setelah gunung berpindah ke bagian timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga akhirnya, para Dewa sepakat untuk memotong sebagian gunung dan menempatkannya tepat pada bagian barat laut. Kemudian membentuk Gunung Pawitran atau kini kita kenal dengan nama Gunung Panganggungan.

Serta bagian utama gunung berada ditengah untuk memancangkan Pulau Jawa. Bagian inilah yang kita kenal dengan Gunung Semeru. Bersemayam disana, Dewa Shiwa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral