Tepis Stigma BPJS Ketenagakerjaan Hanya untuk Pekerja Kantoran, Andi Widya Leksana: Semua Pekerja dan Profesi
- BPJS Ketenagakerjaan Tanjung Morawa
Tanjung Morawa, tvOnenews.com - Seluruh pekerja di Indonesia, tanpa memandang segmentasi pekerjaan atau kelas pekerjanya, selama memiliki aktifitas pekerjaan atau profesi perlu mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.Â
Hal ini penting karena setiap pekerjaan atau profesi memiliki risikonya masing-masing dan risiko yang paling umum dan pasti dihadapi para pekerja adalah saat berangkat menuju lokasi pekerjaan atau sepulang dari bekerja menuju tempat tinggalnya.Â
Hal yang terlihat sepele namun jika terjadi risiko kecelakaan di perjalanan, bisa saja fatal akibatnya dan sangat mungkin menyeret pekerja dan keluarganya mengalami kondisi sosial ekonomi yang buruk.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjung Morawa Andi Widya Leksana menegaskan bahwa risiko pekerjaan bisa menimpa siapa saja yang menjalankan aktifitas pekerjaan atau profesi.Â
Baik pedagang di pasar, petani di sawah, atlet olahraga, influencer media sosial, bahkan sampai pegawai kantoran dan mahasiswa magang pun memiliki risiko dalam setiap aktifitas pekerjaannya.Â
"Mungkin masyarakat masih banyak yang menganggap bahwa perlindungan BPJS Ketenagakerjaan itu hanya untuk pekerja formal atau biasa disebut pekerja kantoran, kami ingin menepis stigma lama tersebut dan kami pastikan bahwa BPJS Ketenagakerjaan itu melindungi semua pekerja dan profesi," kata Andi.Â
Ia menambahkan, khusus untuk pekerja kategori ASN, TNI/POLRI masing-masing sudah memiliki perlindungan jaminan sosialnya sendiri.
Pekerja sektor informal atau dikenal dengan istilah Bukan Penerima Upah (BPU), mungkin masih banyak yang belum mengenal atau mendapatkan perlindungan dari program BPJS Ketenagakerjaan.Â
Untuk menjangkau para peserta BPU ini BPJS Ketenagakerjaan memiliki PERISAI, yaitu agen representatif dari BPJS Ketenagakerjaan yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia.
Tujuannya tidak lain adalah untuk menjangkau seluruh pekerja, terutama yang berada di lokasi-lokasi terpencil dan jauh dari jangkauan.
"Para PERISAI ini kami bekali dengan pengetahuan mengenai program dan manfaat, cara pembayaran, dan utamanya Integritas yang tinggi dalam menjalankan tugas mulia sebagai penyambung antara pekerja BPU dengan BPJS Ketenagakerjaan," jelas Andi.
"Sekilas PERISAI ini mungkin tidak terlihat seperti pegawai BPJS Ketenagakerjaan, namun PERISAI ini merupakan resmi perpanjangan tangan kami dan telah dibekali pula dengan tanda pengenal PERISAI BPJS Ketenagakerjaan", sambungnya.
Load more