News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Kelaparan Jadi Penyebab Sang Ibu Terkulai Lemas di TKP Penemuan Jasad Bapak-Anak Tewas Membusuk di Koja

Akhirnya terungkap. Kelaparan menjadi penyebab sang ibu terkulai lemas di TKP penemuan jasad bapak-anak tewas membusuk di rumahnya di Koja, Jakarta Utara. 
Rabu, 1 November 2023 - 06:00 WIB
Kelaparan jadi penyebab sang ibu terkulai lemas di TKP penemuan jasad bapak-anak tewas membusuk di Koja
Sumber :
  • Abdu Faisal-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Akhirnya terungkap. Kelaparan menjadi penyebab sang ibu terkulai lemas di TKP penemuan jasad bapak-anak tewas membusuk di rumahnya di Koja, Jakarta Utara

Hal ini diungkapkan oleh dokter Diana N. yang praktik di daerah tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan kondisi kelaparan sempat dialami ibu dan anak yang diselamatkan Babinsa Koramil 01 Koja Kodim 0502 Jakarta Utara Serda Bambang Dwi dari rumah yang menjadi TKP penemuan jasad bapak-anak.

"Gejala ini (kekurangan asupan makanan dan cairan) ditemukan pada ibu dan anak. Tapi lebih parah di ibu. Kalau anaknya masih agak mendingan. Lebih segar," kata Diana pada Selasa (31/10/2023) saat ditemui di tempat praktiknya yang tidak jauh dari lokasi kejadian penemuan jasad ayah berinisial HR (50) dan anak berinisial AQ (2). 

Diana menyebut kondisi sang ibu juga terindikasi depresi. Pasalnya, saat ditanya jawab yang sang ibu lontarkan tidak menyambung atau linglung.

Dia hanya mengatakan pusing padahal tubuh ibu dan anak tersebut tidak terdapat tanda luka-luka.

"Karena yang saya tanyakan itu di rumah ada siapa saja. Dia tidak kenal bilangnya. Seperti ada tanda-tanda depresi," ujarnya. 

Setelah diberi obat pusing, obat lambung dan diberi makanan, kata Diana, keduanya dievakuasi menggunakan ambulans PMI ke Rumah Sakit Pelabuhan.

Kelaparan jadi penyebab sang ibu terkulai lemas di TKP penemuan jasad bapak-anak tewas membusuk di Koja. Dok: Abdu Faisal-Antara

Pada Sabtu (28/10/2023) lalu, ditemukan jasad bapak-anak yang sudah membusuk di Jalan Balai Rakyat V, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. 

Hal ini berawal dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk yang berasal dari dalam rumah. 

Setelah warga melapor ke Babinsa, ditemukan HR dan AQ yang sudah tewas.

Sementara itu, istri HR berinisial NF (32) dan anak pertama mereka ADA (4) ditemukan dalam keadaan lemas namun selamat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lurah Tugu Selatan Sukarmin memastikan keluarga yang menghuni rumah tersebut tergolong mampu dengan kategori ekonomi keluarga menengah ke atas.

HR diketahui memiliki usaha sejenis pemberangkatan perjalanan ibadah, status kepemilikan rumahnya milik sendiri, memiliki mobil dan sepeda motor.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral