GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Denny Darko Terawang Gerak-gerik Pelaku Kasus Pembunuhan Subang: Memang Bekerjasama dengan Kepolisian

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat kini mulai menemui titik terang. Denny Darko pernah terawang kasus ini dan ungkap gerak-gerik dari pelaku
Sabtu, 21 Oktober 2023 - 19:38 WIB
Denny Darko Terawang Gerak-gerik Pelaku Kasus Pembunuhan Subang
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOne - Cepi Kurniawan

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat kembali dibicarakan oleh publik. Meski kasus ini terbilang ‘Molor’, namun kini mulai menemui titik terang.

Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan mengumumkan pihaknya telah menetapkan 5 orang tersangka yang diduga sebagai pelaku dalam kasus ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dimulai dari seorang pria berinisial MR atau M Ramadanu (MR) alias Danu yaitu kerabat dari korban yang datang ke Polda Jabar untuk menyerahkan diri.


TKP Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Jawa Barat. (ANTARA)

Sehingga polisi langsung melakukan penahanan terhadap MR, beberapa tersangka lainnya juga ditetapkan berdasarkan penyidikan dan keterangan dari MR.

“Benar pelaku berinisial M Ramadanu (MR) alias Danu kemarin (Senin) menyerahkan diri datang ke Polda Jabar dan langsung dilakukan penahanan,” ungkap Dirkrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan saat dikonfirmasi tvOnenews.com, Selasa (17/10/2023).

“Dari MR kita mendapatkan beberapa orang yang menurut dia sebagai pelaku dan dilakukan penangkapan. Dari empat orang ini sudah ditetapkan tersangka dan lima termasuk MR. kita tahan dua orang yaitu YH dan MR, sementara tiga tersangka lainnya M, A, dan A tidak ditahan. Wajib lapor,” ujar Surawan kepada wartawan tvOnenews.com. 

Tak hanya itu, pihaknya juga telah menangkap Yosep (Suami dan ayah dari korban) yang diduga sebagai pelaku utama dalam kasus kematian keluarganya itu.

Meninjau kembali kejadian dalam kasus ini, Rabu 18 Agustus 2021 warga Subang, Jawa Barat digegerkan dengan sebuah penemuan mayat ibu dan anak di dalam sebuah bagasi mobil Alphard berlokasi di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang.

Dalam penyelidikan kasus pembunuhan ibu dan anak, diketahui korban bernama Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) setelah melakukan pemeriksaan DNA selama satu setengah tahun.

Kasus pembunuhan ibu dan anak ini diambil alih oleh Polda Jabar sejak 15 November 2021. Setelah hampir dua tahun kasus ini terjadi, kini mulai menunjukkan titik terang.

Berkaitan dalam kasus ini, seorang Magician ternama Indonesia, Denny Darko mencoba meramal kasus ini pada setahun yang lalu.

Melalui video pada kanal YouTube Denny Darko, dirinya membacakan kartu yang menjawab pertanyaan publik mengapa kasus ini membutuhkan waktu yang lama untuk mengungkapkan siapa pelaku serta motif dibalik pembunuhan Tuti dan Amel ini.


Magician, Denny Darko. (Ist)

Dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang ini, Denny Darko mendapati sebuah kartu yang mengatakan sebuah keputusan harus dipikirkan secara masak.

Sehingga keputusan apapun yang akan diumumkan harus ditunda dulu untuk memikirkan keputusan yang lebih matang agar kasus ini lebih tuntas lagi.

“Kalau saya lihat bahwa apapun yang kemarin diumumkan akhirnya harus ditunda dulu, karena adanya sebuah kesempatan untuk mengungkap sesuatu yang lebih tuntas lagi. dan ini sepertinya apa yang terjadi,” ungkap Denny Darko membuka kartu The Hermit dalam video pada kanal Denny Darko.

Ketika Magician ini membuka kartunya yang kedua, ia terkejut. Sebab, nampaknya kasus ini lebih besar dari yang dibayangkan. 

Masalah yang rumit dalam kasus ini menanti sehingga hal ini juga yang mempengaruhi keputusan yang seharusnya diungkap, harus ditunda terlebih dahulu.

Sebab, dalam kasus ini akan melibatkan banyak orang, sehingga butuh keputusan yang matang.

“Sepertinya apa yang terjadi ini lebih besar daripada yang dibayangkan. Maka ini memerlukan sebuah pengungkapan, karena banyak orang yang terlibat dan karenanya di sini hal yang kemarin mau atau rencananya ini diungkap ini harus ditunda dulu untuk sesuatu yang lebih besar ini,” ujarnya pada kartu kedua.

Selain itu, keputusan yang ditunda ini membuat pihak yang berwajib berada di bawah tekanan. Hal ini karena kepercayaan masyarakat yang mulai menipis juga kredibilitas yang dipertaruhkan.

Namun, mereka rela untuk mempertaruhkan hal tersebut dan menunda untuk mengumumkannya kepada masyarakat karena ingin menangkap seluruh pelaku dalam kasus tersebut secara bersamaan.

“Memang ada beberapa teknik dan taktik seperti menangkap satu orang, membuatnya mengaku, menangkap yang berikutnya, dan sebagainya. Tetapi ini seperti adalah sebuah cara untuk mengungkap,” jelasnya.

“Bahkan kalau menurut saya, sepertinya ada salah satu pelaku disini yang sudah memang ya mungkin tertangkap. di sini terus kemudian belum dirilis tapi memang bekerjasama dengan kepolisian untuk mengungkap pelaku yang lain,” sambungnya.

Suami dari Vina Candrawati ini membaca pada kartu berikutnya salah satu pelaku telah mengadukan pelaku yang lain kepada pihak berwajib. 

Tanpa disadari, pelaku lainnya telah melakukan hal tersebut, sehingga mereka kembali melaporkan dengan maksud untuk meringankannya.

“Orang-orang ini merasa bahwa apa yang mereka lakukan mungkin tidak mereka sadari. Mereka ingin diringankan sepertinya ya di sini dari kartu ini tadi. Maka daripada itu Akhirnya mereka ini melaporkan dan mengatakan ini ke pihak yang berwenang. dan karenanya ini tadi harapannya semua ini bisa diungkap dengan bersamaan,” bilang Denny.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pada akhirnya Denny Darko melihat kasus ini akan berakhir sangat klimaks dan kontroversial.

Sebab, masyarakat tidak akan membayangkan bahwa pelaku ternyata akan sekejam dan pemikirannya tampak berbeda dari penampakannya. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT