News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Omah PSS Dibakar OTK Usai PSS Sleman Kalah Dari Persita 1-0

Omah PSS yang berada di Jalan Randugowang, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, dibakar orang tak dikenal pada Minggu (28/11/2021) petang. Aksi pembakaran terjadi usai PSS Sleman kalah dalam pertandingan melawan Persita Tangerang dengan skor 1-0.
Senin, 29 November 2021 - 02:35 WIB
Omah PSS Dibakar OTK Usai PSS Kalah Dari Persita 1-0
Sumber :
  • tvOne

Sleman, DIY tvOne

Omah PSS yang berada di Jalan Randugowang, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, dibakar orang tak dikenal pada Minggu (28/11/2021) petang. Aksi pembakaran terjadi usai PSS Sleman kalah dalam pertandingan melawan Persita Tangerang dengan skor 1-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa pembakaran Omah PSS terjadi pukul 17.10 WIB dan sempat terekam oleh kamera CCTV yang terpasang di dalam ruangan. Dari rekaman CCTV terlihat satu orang mengenakan pakaian hitam masuk ke dalam salah satu ruangan.

Ia kemudian menyiramkan cairan lalu menyulutnya dengan api hingga membakar bagian dinding serta meja. Namun tak lama kemudian api berhasil padam dengan sendirinya dan tidak sempat merembet ke ruangan lain.

Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi.

"Kita masih melakukan upaya penyelidikan di TKP, dari keterangan saksi-saksi maupun barang bukti yang kita dapatkan di TKP kita akan lakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari pelakunya yang melakukan percobaan pembakaran ini," katanya ditemui di lokasi kejadian.

Dijelaskan Wachyu, pihaknya masih mendalami apakah ada kemungkinan atau tidak pelakunya adalah suporter. Pasalnya saat peristiwa itu terjadi, PSS baru saja dikalahkan Persita di Stadion Manahan, Solo.

"Kita masih melakukan penyelidikan karena kebetulan tadi sore dari PSS juga melakukan pertandingan dengan Persita hasilnya memang 1-0 untuk Persita, kita masih dalami semua kemungkinan yang terjadi," ucapnya.

Mantan Kapolres Bantul itu menyebut, saat percobaan pembakaran terjadi kondisi Omah PSS sepi. Hanya ada penjaga tetapi yang bersangkutan tidak melihat kedatangan pelaku.

"Ada penjaga di sini namun dia tidak tahu persis kedatangan pelaku yang datang ke lokasi kejadian, memang dalam keadaan sepi. Kita akan berusaha dari keterangan saksi-saksi maupun alat bukti yang ada Insya Allah kita akan cari pelakunya," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus pembakaran Omah PSS ini hingga kini masih ditangani Polres Sleman bersama Polsek Ngaglik. (Andri Prasetiyo/Jeg)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral