GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tulis Pesan Sebelum Mati Syahid, Terungkap Ini Isi Surat Wasiat di Saku Pasukan Hamas

Sebuah surat wasiat ditemukan di saku salah satu pasukan Brigade Al-Qassam yang tewas dalam perang di jalur Gaza. Sosok tersebut adalah Fayez Saeed Al-Assouli
Sabtu, 14 Oktober 2023 - 09:40 WIB
Tulis Pesan Sebelum Mati Syahid, Terungkap Ini Isi Surat Wasiat di Saku Pasukan Hamas
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah surat wasiat ditemukan di saku salah satu pasukan Brigade Al-Qassam yang tewas dalam perang di jalur Gaza. Ia adalah Fayez Saeed Al-Assouli.

Fayez Saeed menuliskan surat tersebut sebagai wasiat apabila ia tewas dalam perang. Isi surat wasiat tersebut diunggah oleh akun X atau Twitter @hOiEpUI dan telegram qassamiah_7alat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surat wasiat itu berisikan pesan untuk siapa pun yang menemukan jasadnya agar tidak perlu menangisi kematiannya. Ia menyebut dirinya mati dalam keadaan syahid.

"Kepada siapa yang menemui surat wasiat ini ketahuilah aku pun telah syahid. Akan tetapi ingatlah, sesungguhnya aku ini belum mati bahkan aku masih hidup disisi Allah SWT. Jadi janganlah kalian bersedih," isi surat wasiat itu mengutip Viva, Sabtu (14/10/2023).

Fayez Saeed juga berharap dapat disatukan lagi dengan keluarga, sahabat dan para mujahidin lainnya di surga. Ia juga mengucapkan permintaan maaf untuk kesalahannya semasa hidup.

"Aku memohon kepada Allah SWT, sebagaimana Allah menghimpunkan kita di dunia ini, Allah menghimpunkan kita juga di syurga-syurga bersama siapa yang menjaga kamu, aku dengan rahmat dan kasih sayang. Maafkan aku atas kesilapan dalam menunaikan hak setiap kalian," lanjutnya.

Diketahui, Fayez adalah salah satu pejuang dari Brigade Al Syahid Izzuddin Al Qassam.

Diberitakan sebelumnya, Perang antara Hamas dan Israel semakin memanas. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Gaza, pada Kamis (12/10/2023) pagi, tercatat warga Palestina yang tewas akibat gempuran Israel naik menjadi sekitar 1.200 orang. Sementara hampir 5.000 orang lainnya dikabarkan mengalami luka.

Namun meski begitu, semangat Hamas dalam memerdekakan Palestina tetaplah membara.

Pada Rabu (11/10/2023) malam, tvOne berhasil melakukan wawancara eksklusif dengan Juru Bicara (Jubir) Hamas di Iran, Khaled Qadami. Dalam wawancara itu, Khaled menjelaskan mengenai siapa Hamas dan tentang keyakinan akan menang melawan Israel. Siapa Hamas?

Khaled menjelaskan bahwa Hamas adalah bentuk perjuangan tanpa henti dari Bangsa Palestina sejak tahun 1948.

“Sudah 75 tahun bangsa kami menderita akibat kejahatan Israel yang terus berlanjut, terhadap warga sipil, tempat ibadah, dan infrastruktur,” kata Khaled. 

Bagaimana Hamas Bisa Membuat Israel Kocar-kacir dengan Badai Al Aqsa? 

Dunia takjub dengan serangan Hamas terhadap Israel. Pejuang Hamas berhasil menerobos dengan mudah ke wilayah pendudukan Israel di Palestina. Padahal, Israel memiliki keamanan yang sangat kuat.

“Tentu, pejuang kami sangat berpengalaman. mereka mengeksplorasi kantong keamanan dan intelijen di wilayah musuh,” jelas Khaled.  

Khaled juga mengklaim bahwa sistem pertahanan udara Israel juga tak mampu menangkal rudal Hamas. 

“Iron Dome bahkan tidak mampu menangkal roket yang diluncurkan Hamas,” tandas Khaled. 

Hal ini kata Khaled merupakan anugerah dari Allah SWT atas keyakinan para pejuang. 

“Anugerah bagi para pejuang dengan keyakinan mereka sehingga sehingga mereka bisa menerobos pertahanan musuh,” ujar Khaled. 

Bagaimana Kesiapan Hamas dalam Melawan Israel?

Dalam menanggapi pertanyaan ini, Khaled yakin Israel pasti akan kalah karena pemimpin juga banyak ditentang. 

“Khaled netanyahu adalah pemimpin korup. dia adalah pembohong bahkan terhadap rakyatnya sendiri,” kata Khaled. 

“Dan banyak orang di Israel menentang koalisi karena kediktatorannya (Netanyahu),” sambung Khaled.  

Namun Khaled mengaku bahwa Palestina tidak punya pilihan selain mempertahankan diri sendiri.  

“Banyak orang tewas di Palestina karena minimnya listrik, tidak ada listrik di ruang ICU,” jelas Khaled.

Bahkan sebelum perang ini, bangsa Palestina tewas akibat tindakan tentara Israel. “Yang melakukan blokade atau membunuh bangsa kami. Kami tidak punya pilihan lain selain memperjuangkan kemerdekaan kami sendiri,” ujar Khaled. 

Apakah Hamas Akan Menang?

Khaled mengatakan dengan yakin bahwa Palestina sudah menang. 

“Kami sudah menang karena kami berhasil mengalahkan Israel dengan menerobos wilayah pemukiman,” ujar Khaled.

“Kami telah menyandera tentara Israel. Kami berhasil membobol pertahanan intelijen Israel. Tujuan kami adalah meraih kemerdekaan Palestina,” kata Khaled menambahkan.

Dalam wawancara itu, Khaled sangat menyayangkan komunitas internasional yang tampak tidak peduli untuk menyelamatkan Bangsa Palestina dari perlakukan Israel. 

“Ada lebih dari 1000 orang mati dalam keadaan syahid di Gaza, termasuk diantaranya 240 anak-anak dan 230 perempuan,” jelas Khaled.  

“Ada 6 personil paramedis tewas,  8 jurnalis tewas akibat bombardir Israel semalam saat meliput situasi di Gaza,” sambung Khaled.  

Khaled menegaskan bahwa ini bukan tentang Hamas, namun tentang pembantaian warga Palestina. 

“Ini adalah tentang Palestina yang terus dibantai oleh Israel yang didukung oleh sejumlah negara kuat di dunia selama 75 tahun tanpa memperjuangkan keadilan kami (Bangsa Palestina,” ujar Khaled. 

Khaled mengatakan bahwa Hamas berhasil menerobos wilayah pemukiman Israel di Palestina.  

“Ada 50 lokasi di Palestina dijadikan wilayah pemukiman oleh Israel,” jelasnya. 

Menurut hukum internasional wilayah Permukiman ini adalah bagian dari kekuatan pendudukan. 

 “Israel juga menahan 4 ribu warga Palestina selama bertahun-tahun tanpa diadili, mereka bahkan tidak tahu apa kesalahan yang telah dilakukan. Mereka ditangkap begitu saja,” ujar Khaled.

Sebagai informasi, berdasarkan data terbaru dari Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza pada Rabu (11/10/2023) memperingatkan telah terjadi gangguan layanan kesehatan di seluruh Jalur Gaza lantaran rumah sakit di kehabisan tempat tidur untuk menampung korban luka akibat bombardir Israel. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rumah sakit kehabisan tempat tidur. Korban luka dan pasien terbaring di lantai akibat serangan Israel yang semakin brutal," kata kementerian lewat pernyataan. 

Menurutnya, Israel masih memutus jaringan listrik, air dan bahan bakar "yang menimbulkan bahaya terhadap nyawa korban luka dan pasien dan berpotensi menyebabkan bencana kesehatan dan lingkungan yang parah". (put/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menjelang Ramadan, Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Menjelang Ramadan, Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Mitra pengemudi memegang peran sentral dalam operasional.
Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong angkat bicara terkait fenomena kembalinya sejumlah pemain naturalisasi ke kompetisi domestik Super League. Shin -
Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyambut positif penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru skuad Garuda. Menurut Shin Tae-yong, John Herdman -
Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya

Trending

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya
Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

AKBP Didik Putra Kuncoro yang merupakan mantan Kapolres Bima, kini Namanya masih menyedot perhatian publik hingga menuai kritik dari sebagian publik karena
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Menyambut kemeriahan Bulan Suci Ramadan 2026, sebuah inisiatif menarik dihadirkan bagi komunitas pecinta game di tanah air.
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT