News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Tomy Winata Percepat Lawatan Cari Investor ke Eropa Ketika Kisruh Rempang Meletus!

Kisruh relokasi 7.500 warga Pulau Rempang yang berujung pada bentrokan pada 7 September dan 11 September 2023 ternyata membuat sebagian komitmen investasi melayang. Tomy Winata, pendiri Artha Graha Group, pemilik anak usaha PT Makmur Elok Graha, pemegang konsesi pusat bisnis di Pulau Rempang pada Majalah Tempo mengungkap ia tak hanya wira wiri ke China mengejar investor, tetapi juga ke Eropa
Rabu, 20 September 2023 - 09:17 WIB
Tomy Winata, pendiri Artha Graha Group, pemilik anak usaha PT Makmur Elok Graha, pemegang konsesi pusat bisnis di Pulau Rempang
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com-Kisruh relokasi 7.500 warga Pulau Rempang yang berujung pada bentrokan pada 7 September dan 11 September 2023 ternyata membuat sebagian komitmen investasi melayang. Tomy Winata, pendiri Artha Graha Group, pemilik anak usaha PT Makmur Elok Graha, pemegang konsesi pusat bisnis di Pulau Rempang pada Majalah Tempo mengungkap, ia tak hanya wira wiri ke China mengejar investor, tetapi juga ke Eropa. 

Tomy berkisah ia presentasi di depan puluhan pengusaha dari Kamar Dagang dan Industri-nya Belanda tentang peluang bisnis di Rempa Eco City. Tak sia sia, seorang pengusaha tergaet, tertarik berinvestasi di Pulau Rempang. Namun, kisruh relokasi agaknya membuat sang pengusaha kembali pikir pikir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika ramai mungkin ia akan mundur," ujar Tomy pada Tempo, Kamis 14 September 2023.

Rusuh Rempang juga memaksa Tomy untuk pulang dari lawatannya lebih cepat. Kini Tomy masih menunggu kepastian investasor China. Ia mengaku akan menceritakan apa yang terjadi pada investor tersebut apa adanya. Hingga kini ia mengaku masih berkomunikasi dengan pihak BP Batam sebagai pengelola kawasan Pulau Rempang."Kami akan patuh dan loyal pada pemerintah," ujar Tomy.

tvonenews

Langkah Tomy yang kini disorot banyak kalangan, ujar Tomy, sebenarnya  hanya untuk memajukan wilayah yang dianggapnya memiliki potensi sangat besar menyaingi negeri jiran. Bagi Tomy Barelang dan Rempang sebagai pintu gerbang Indonesia belum tergarap dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika kita naik perahu dari arah Johor di Selat Malaka, kita melihat lampu lampu. Kita nengok kanan? Punya niat tidak jadikan mungkin tidak seterang Singapura, tapi tidak segelap sekarang," ujar Tomy. 

Seperti diketahui pemerintah pusat mengirim sejumlah menteri dan pejabat setingkat menteri untuk membahas kisruh Rempang. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa hak warga Rempang, Batam, Kepulauan Riau, dapat terpenuhi, namun juga menekankan bahwa rencana investasi di wilayah tersebut harus tetap berjalan. (bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral