GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bejat ! Anak Asuh Panti Asuhan di Kota Malang Jadi Korban Penyiksaan dan Pencabulan

Anak asuh salah satu panti asuhan di Kota Malang jadi korban penganiayaan dan pencabulan, diketahui korban masih berumur 13 tahun dan masih duduk di bangku sekolah dasar.Dalam video yang beredar korban di siksa berramai-ramai oleh beberapa anak di sebuah lapangan.
Selasa, 23 November 2021 - 06:50 WIB
Anak Asuh Panti Asuhan di Malang Jadi Korban Penyiksaan dan Pencabulan
Sumber :
  • tvOne

Malang, Jawa Timur tvOne

Anak asuh salah satu panti asuhan di Kota Malang jadi korban penganiayaan dan pencabulan, diketahui korban masih berumur 13 tahun dan masih duduk di bangku sekolah dasar.Dalam video yang beredar korban di siksa berramai-ramai oleh beberapa anak di sebuah lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa Hukum korban bullying, Do Merda Al Romdhoni dan Leo A Permana membenarkan bila kliennya yang masih berumur 13 tahun tersebut mendapat penganiayaan secara beramai-ramai oleh beberapa pelaku.

Bahkan murid yang masih duduk di kelas 6 SD di salah satu panti asuhan yang berada di Kawasan Jalan Teluk Grajakan, Kota Malang itu sekarang dalam kondisi trauma.

Saat dihubungi Merda menjelaskan jika kliennya mendapat penganiayaan di lapangan yang berada di Perumahan Puri Palma oleh 8 orang pelaku yang kabarnya disuruh oleh istri dari pelaku utama yang telah mencabuli korban.

"Tidak hanya kekerasan tapi klien saya juga menjadi korban pencabulan. Sekarang kondisinya depresi berat," geram Merda, Senin (22/11/2021).

Korban tidak mau ditemui siapapun karena setiap melihat orang lain terlebih yang tak dikenal sangat takut.

"Ia meminta isolasi, akibat kejadian tersebut korban mengalami luka di bagian kepala dan perut," paparnya.

"Korban sehari-hari tinggal di panti asuhan karena memang orangtuanya miskin.Ibunya asisten rumah tangga, bapaknya ODGJ," keluhnya.

Dalam laporan pihak LBH sudah melampirkan hasil visum, keterangan orang tua korban, serta lampiran video kejadian.

"Kita sangat mengapresiasi pihak Polresta Malang Kota karena cepat menurunkan penyidik pembantu untuk mendalami kasus ini," tuturnya.

Secara rinci Merda menjelaskan permasalahan ini berawal dari terduga pelaku pria dewasa yang memperdaya korban untuk datang ke rumahnya di kawasan Teluk Grajakan pada 18 November 2021.

"Itu terjadi siang hari, sekitar pukul 10.00 Wib. Pelaku pria mencabulinya," paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak berselang lama sekitar pukul 15.00 Wib di hari yang sama, pelaku pria mengirim 8 orang anak remaja yang merupakan tetangga sekitar panti asuhan, untuk membawa korban ke lapangan dan penganiayaan pun terjadi.

"Informasinya karena ketahuan istrinya itulah pelaku utama berpura-pura dipaksa oleh korban. Hal itu membuat istri pelaku tak terima dan mengajak rekan-rekannya untuk menganiaya korban," pungkasnya. (Edi Cahyono/Jeg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral