News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MUI soal Muncul Ganjar Pranowo di Tayangan Azan TV: Tak Masalah, Sangat Bagus

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menanggapi terkait isu yang tengah hangat menjadi perbincangan masyarakat. Teranyar, muncul wajah bakal calon presiden (bacapres) dari PDIP Ganjar Pranowo tampil pada tayangan azan di televisi (TV).
Minggu, 10 September 2023 - 21:15 WIB
MUI soal muncul Ganjar Pranowo di tayangan azan TV, tak masalah, sangat bagus
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menanggapi terkait isu yang tengah hangat menjadi perbincangan masyarakat.

Teranyar, muncul wajah bakal calon presiden (bacapres) dari PDIP Ganjar Pranowo tampil pada tayangan azan di televisi (TV).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas menilai bahwa tak masalah jika wajah politikus PDIP itu tampil di azan TV. Menurut dia, justru hal ini sangat bagus dan menjadi contoh bagi politikus lainnya.

"Bagi saya pribadi peristiwa tayangan azan dengan memunculkan video Ganjar Pranowo tidaklah bermasalah," kata Anwar Abbas, Minggu (10/9/2023).

"Bahkan hal demikian menurut saya sangat bagus karena di dalamnya ada muatan dakwah, yaitu mengajak orang untuk salat atau berbuat baik apalagi yang tampil itu adalah seorang tokoh yang merupakan bakal calon presiden," tambahnya.

Ia tak mempersoalkan video tayangan Ganjar tersebut. Menurut dia, apa yang dilakukan oleh Ganjar boleh-boleh saja.

Bahkan, dia mengatakan bahwa bakal calon presiden lainnya boleh juga untuk mengikuti dengan tampil pada tayangan religius tersebut.

"Oleh karena itu, kalau ada bakal calon presiden yang lain yang juga mau melakukan hal yang sama dan serupa saya rasa cukup bagus serta silakan saja," ucapnya.

Lebih jauh, dia menilai bahwa polemik munculnya wajah Ganjar dalam azan TV karena menjelang Pilpres 2024.

tvonenews

Sebab, kata dia, akan banyak pihak yang mengaitkannya dengan masalah politik yang nantinya menimbulkan pro kontra dan kegaduhan.

"Tetapi karena bangsa kita sekarang ini akan menghadapi pilpres tentu banyak orang mengaitkan masalah tersebut dengan masalah politik maka tentu hal demikian akan mengundang lahirnya pro-kontra dan kegaduhan," ujarnya.

Lantas dia pun memberikan pandangan lainnya, yakni perlunya mengedepankan aspek menghindari kemafsadatan dibandingkan melihat kemaslahatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan meski video itu memiliki maslahat untuk mengajak berbuat baik, tetapi jika mengundang lahirnya kegaduhan maka prinsip meninggalkan kemafsadatan harus didahulukan daripada mengambil kemaslahatan.

"Ada satu akidah yang sangat dikenal dan terkenal di kalangan ulama fikih dan ushul fiqih yang sangat perlu kita ketahui, pertimbangkan dan camkan baik-baik, yaitu sebuah prinsip yang berbunyi dar'ul mafasid muqaddam 'ala jalbil masholih," jelas Anwar Abbas.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT