News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Ciamis Tetapkan Guru Pembina Sebagai Tersangka Tragedi Susur Sungai

Tragedi Disebabkan Kelalaian Pembina
Senin, 22 November 2021 - 13:47 WIB
Polisi Tetapkan Guru Sekolah Sebagai Tersangka Tragedi Susur Sungai
Sumber :

Ciamis, Jawa Barat - Setelah sebulan lebih, Polres Ciamis akhirnya menetapkan satu orang tersangka dalam tragedi susur sungai yang menewaskan 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung. Tragedi nahas ini terjadi pada 15 Oktober lalu. 

Rofi'ah, seorang guru sekaligus pembina kegiatan ekstrakulikuler Pramuka, dinyatakan lalai dalam kegiatan membersihkan sampah. Akibatnya 25 siswa tenggelam saat menyebrangi sungai Cileueur dan 11 siswa diantaranya tak bisa diselamatkan. Kapolres Ciamis,  AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi kepada awak media di aula Polres Ciamis

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tersangka kami nilai memiliki kompetensi dalam hal kegiatan di alam terbuka, tapi tersangka lalai tidak memperhitungkan resikonya, sehingga menyebabkan belasan siswa meninggak dunia," jelasnya pada Senin (22/11/2021).


Tidak hanya itu, tersangka juga lalai mempersiapkan alat pengamanan dan perlengkapan yang layak bagi para siswa, untuk kegiatan di alam terbuka. "Kegiatan susur sungai memang terjadwal, namun tersangka tidak menyediakan alat keselamatan yang cukup sehingga menyebabkan kelalaian," tambah Kapolres Ciamis.

 Dari tersangka, polisi menyita barang bukti berupa karung yang digunakan untuk menampung sampah dan surat keputusan pengangkatan guru dan pembina dari yayasan. Meski ditetapkan sebagai tersangka, Rofi'ah tidak ditahan dengan alasan sakit. Namun begitu, Polres Ciamis mengaku sudah mengantongi jaminan dari pihak sekolah soal status tersangka.

"Dengan tidak ditahannya tersangka bukan berarti proses hukum tidak berlanjut, perkara ini tetap dilanjutkan tingkat penyidikannya," pungkas AKBP Wahyu Broto. 

Tersangka dikenakan pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebakan kematian orang lain dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. 


Salah satu keluarga korban, Ai Handani, kakak kandung dari korban meninggal dunia, Aditya Maulana, mengaku lega sudah ada tersangka dalam tragedi susur sungai tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lumayan lega sudah ada tersangka tapi belum final yah  karena belum ada proses persidangan," ucap Ai Handani. 

Ia bersama beberapa keluarga korban lain rencananya akan menghadiri proses persidangan. Kabar soal penetapan tersangka ini diinformasikan ke keluarga korban lainnya melalui group media sosial, "Saya ucapkan terima kasih kepada polisi yang sudah bekerja keras dalam menangani kasus ini," tambah Ai Handani.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral