News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PKB Sebut PAN Berjalan Zig Zag dan Ugal Ugalan: Sampai Jumpa di Putaran Kedua

Setelah hengkang dari Koalisi Indonesia Maju kini Partai Kebangkitan Bangsa menyebut Partai Amanat Nasional telah menyalip secara ugal ugalan.  Waketum PKB Jazilul Fawaid (Gus Jazil) berkelakar bahwa PAN kehilangan kemampuan melihat lampu sein.
Senin, 4 September 2023 - 05:18 WIB
PKB sebut PAN menyalip ugal ugalan tanpa lihat sein
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com-Setelah hengkang dari Koalisi Indonesia Maju kini Partai Kebangkitan Bangsa menyebut Partai Amanat Nasional telah menyalip secara ugal ugalan.  Waketum PKB Jazilul Fawaid (Gus Jazil) berkelakar bahwa PAN kehilangan kemampuan melihat lampu sein. "Alhamdulillah, permisi kita jalan duluan. Kita sudah sein, tapi PAN nyalip (menyalip) zig-zag ugal-ugalan. Jadi kehilangan kemampuan melihat sein," kata Gus Jazil kepada wartawan, Sabtu (2/9).

Bahkan Gus Jazil mengatakan, PKB dan PAN akan berjumpa di putaran berikutnya. "Kita jaga persahabatan dan sampai jumpa dalam putaran berikutnya," ucapnya.
PAN dan PKB sebelumnya berada dalam satu koalisi yakni Koalisi Indonesia Maju (KIM) dengan Partai Gerindra, Partai Golkar dan Partai Bulan Bintang (PBB) untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal Capres 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Kelima partai tersebut mulanya berada dalam satu gerbong Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk Pemilu 2024. Prabowo kemudian mengumumkan pergantian nama koalisinya dari KKIR menjadi Koalisi Indonesia Maju (KIM). PKB pun kemarin menyatakan menerima pinangan Anies untuk menjadi Cawapres.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas merespons guyonan Waketum PKB Jazilul Fawaid (Gus Jazil) yang berkelakar bahwa PAN menyalip ugal-ugalan hingga kehilangan kemampuan melihat lampu sein.  "Ya, enggak ada sein. Kalau seperti PAN dan Golkar kan datang tampak wajah, pergi tampak punggung," kata Zulhas usai menghadiri rangkaian Pertemuan ke-23 Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AECC) di Jakarta, Minggu (3/9).

Menteri Perdagangan itu lantas menegaskan, PAN dan Golkar telah memperlihatkan etika yang baik ketika bergabung dengan Gerindra untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Makanya smooth kan. Tidak ada gejolak," beber Zulhas.

Sebelumnya, Zulhas menegaskan, partainya menghormati keputusan PKB yang menerima tawaran kerja sama dari Partai NasDem. Kedua partai ini menduetkan Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pada Pilpres 2024 mendatang. (bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral