News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebun Binatang Bandung Ditutup Selama 14 Hari

Lonjakan Kasus Covid-19 di Bandung Raya Kebun Binatang Bandung ditutup selama dua pekan kedepan. Penutupan dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bandung.
Minggu, 20 Juni 2021 - 16:40 WIB
Kebun Binatang Bandung
Sumber :
  • tvonenews

Bandung, Jawa Barat – Lonjakan kasus Covid-19 di Bandung Raya membuat sejumlah tempat wisata di Kota Bandung harus ditutup selama 14 hari ke depan. Salah satu yang terkena imbas penutupan adalah Kebun Binatang Bandung.

Penutupan Kebun Binatang Bandung dilakukan setelah pihak pengelola menerima surat edaran dari Pemerintah Kota Bandung  untuk menutup seluruh arena wisata Kebun Binatang Bandung, seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Bandung , Jawa Barat, dalam satu bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita diminta tutup selama 14 hari ke depan oleh pemerintah, ya kita ikuti saja.” jelas Humas Kebun Binatang Bandung, Sulhan Safeii.

Sulhan menambahkan, Pandemi Covid-19 membuat sejumlah Kebun Binatang Bandung mengalami penurunan omset yang cukup signifikan, karena selama adanya penutupan pengelola sama sekali tidak mendaptkan pemasukan, sementara satwa harus tetap dikasih makan dan itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Setidaknya membutuhkan ratusan juta untuk memberi makan sekitar 850 satwa dari 120 jenis satwa yang ada di Kebun Binatang Bandung.

“Karena terus terang untuk kebutuhan makan satwa saja kita butuh sekitar 300 juta perbulan.” Jelas syulhan.

Penutupan tempat-tempat wisata selama pandemi covid-19 tentunya berdampak siginifikan terutama di sektor pendapatan, terhitung mulai dari awal pandemi. Kebun Binatang Bandung yang berada di bawah naungan yayasan margasatwa ini,  telah mengalami tiga kali penutupan selam pandemi Covid-19, terhitung mulai bulan maret 2020 lalu hingga saat ini.

“Selama pandemi kita telah melakukan tiga kali penutupan dan sempat beroperasi lagi, tutup lagi, buka lagi, tutup lagi. Tambahnya.

Selama penutupan tersebut pengelola mengaku kehilangan pendapatan hingga miliaran rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pendapatan hilang miliaran rupiah, karena kan bertepatan dengan lebaran waktu itu, karena kita itu panen disaat lebaran. biasanya kita dapet sekitar delapan miliaran selama libur lebaran dan semuanya hilang karena harus ditutup.” Jelasnya.

Selama tidak ada pemasukan, pengelola terpaksa menggunakan biaya tabungan untuk menunjang biaya opersional dan pakan satwa. Bahkan terkadang ada bantuan CSR dari perusahan-perusahaan swasta yang peduli terhadap nasib satwa di kebun binatang bandung.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT