News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Elektabilitas Prabowo Semakin Jauh Meninggalkan Ganjar, Ini Sebabnya

-Jarak elektabilitas Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo dalam survei LSI Denny JA semakin melebar. MenurutĀ  peneliti LSI Denny JA, Hanggoro Doso ada dua faktor yang menyebabkan elektabilitas keduanya kini berjarak hingga 10%.
Senin, 31 Juli 2023 - 19:44 WIB
Jarak elektabilitas Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo dalam survei LSI Denny JA semakin melebar.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com-Jarak elektabilitas Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo dalam survei LSI Denny JA semakin melebar. MenurutĀ 
Peneliti LSI Denny JA, Hanggoro Doso ada dua faktor yang menyebabkan elektabilitas keduanya kini berjarak hingga 10%.

"Kita perlu mengetahui lebih mendalam dengan aneka riset kualitataif kita apa yang menjadi penyebab jarak elektabilitas Prabowo dengan Ganjar semakin melebar dari waktu ke waktu, terutama kita lihat tahun ini mulai Januari, Mei, Juni, hingga Juli, kita lihat apa saja yang mendasari," kata Hanggoro Doso Pamungkas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, survei ini dilakukan secara tatap muka (face to face interview) dengan menggunakan kuesioner kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia. Dengan 1200 responden, margin of error survei ini sebesar 2.9%. Survei dilakukan pada tanggal 3-15 Juli 2023.

Hanggoro mengungkit ada pernyataan Ganjar Pranowo yang masuk ke ranah private. Meski Ganjar sudah menyebut pernyataannya itu dipenggal sehingga tidak utuh, namun karena cukup emosional bagi publik sehingga menurunkan posisi Ganjar.

tvonenews

Hanggoro menyebut ada pernyataan Megawati yang, menurutnya, tidak disetujui publik. Pernyataan itu yakni soal petugas partai.
"Publik yang tidak setuju presiden disebut petugas partai mencapai 69,9%," katanya.

Selain itu, Hanggoro mengatakan responden juga menyalahkan Ganjar terkait batalnya Piala Dunia FIFA U-20. Hanggoro juga mengungkit aksi Ganjar menelepon Pj Gubernur DKI Hakarta Heru Budi saat dirinya blusukan ke Jakarta.

Selain itu, Hanggoro menyebut ada pernyataan Megawati yang, menurutnya, tidak disetujui publik. Pernyataan itu yakni soal petugas partai.
"Publik yang tidak setuju presiden disebut petugas partai mencapai 69,9%," katanya.

Dari penelitian, responden juga menyalahkan Ganjar terkait batalnya Piala Dunia FIFA U-20. Hanggoro juga mengungkit aksi Ganjar menelepon Pj Gubernur DKI Hakarta Heru Budi saat dirinya blusukan ke Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menurut publik, yang jadi penyebab gagalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia, paling banyak atau 16,6% adalah Ganjar Pranowo, ini lah yang paling banyak disalahkan, dibanding PDIP 9,3%, Erick Thohir 5,7%, I Wayan Koster 5,7%, dan Megawati Soekarnoputri 3,4%," ujar Hanggoro.

"Kesukaan publik terhadap 5 Program Ekonomi Rakyat Prabowo mencapai 83,5%," ungkapnya.(bwo)
Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral