News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Survei Sahabat Ganjar: Elektabilitas Ganjar Tetap Unggul

Dalam menyambut pesta demokrasi 2024, Sahabat Ganjar telah merilis hasil survei politik dan elektabilitas Ganjar Pranowo yang berlangsung di DPP Sahabat Ganjar, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta, pada Senin (24/7/2023).
Selasa, 25 Juli 2023 - 23:53 WIB
Sahabat Ganjar
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Dalam menyambut pesta demokrasi 2024, Sahabat Ganjar telah merilis hasil survei politik dan elektabilitas Ganjar Pranowo yang berlangsung di DPP Sahabat Ganjar, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta, pada Senin (24/7/2023). 

Dewan Penasihat Sahabat Ganjar, Fahlesa Munabari, menjadi moderator sekaligus memaparkan hasil survei yang dilakukan oleh Litbang Sahabat Ganjar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fahlesa mengatakan bahwa acara ini digelar sebagai media bertukar pikiran dari Sahabat Ganjar dengan pengamat politik maupun para akademisi ilmu politik dalam mengamati elektabilitas Ganjar Pranowo tetap unggul.

“Kita memiliki tren elektabilitas pak Ganjar dari berbagai segmen, sehingga diskusi ini untuk bertukar pikiran dengan pengamat politik kita bisa bersama-sama menilai elektabilitas pak Ganjar tetap unggul,” ucap Fahlesa.

“Dalam survei yang kita lakukan ini, pak Ganjar dalam Top of Mind Capres mendapat angkat yang tinggi yakitu 18,9 dalam basis usia 21 tahun kebawah pak Ganjar unggul di angka 44,9 berdasarkan agama memiliki angka sangat tinggi di 46,6 yang membuatnya pak Ganjar mendapat predikat bapak toleransi, dan basis lainnya hanya beda-beda tipis dengan lawan politiknya,” ucap Fahlesa

 Dalam survei ini, menggunakan Metode Proportional Random Sampling yang dilakukan dalam periode awal bulan April 2023 hingga akhir Juni 2023, yang melibatkan hingga 1.200 responden dari seluruh Indonesia dan memiliki Margin of Error sejumlah 2,9%.

Sahabat Ganjar juga mengundang pengamat politik, Ujang Komarudin yang memberikan pandangannya terhadap data-data statistik tersebut. 

Menurutnya bahwa data yang dilakukan statistik oleh Sahabat Ganjar tersebut relatif sama dengan hasil yang dilakukan oleh lembaga survei lainnya, sehingga validasi dari data tersebut cukup objektif.

“Saya setuju dengan statistik yang dipaparkan tadi, data-datanya mirip dengan lembaga-lembaga survei lainnya, jadi survei ini cukup objektif,” imbuh Ujang.

Selain itu, Ujang juga menambahkan bahwa dalam survei politik itu memiliki 3 hal yang perlu diperhatikan oleh Sahabat Ganjar supaya bisa meningkatkan data statistik yang masih memiliki kekurangan.

“Jadi modal capres itu popularitas, dari kesukaan masyarakat, dan elektabilitas, Dalam survei itu ada 3 hal, dia bisa naik, bisa stag, bisa turun, nah potensi pak Ganjar untuk bisa naik itu tinggi karena angka 8,1,” ucap Ujang.

Dalam beberapa segmen, Ganjar Pranowo masih memerlukan usaha dari banyak elemen untuk meningkatkan angka statistik tersebut.

"Ini kalo diborong dengan kerja partai, kerja relawan, dan kerja individu itu ya maka bisa menaikan popularitas dari bapak Ganjar tersebut,” tambah Ujang.

Acara ini juga dihadiri oleh beberapa peserta yang terdiri dari jurnalis, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat umum. Vira Alverina, merupakan salah satu aktivis media yang sempat melontarkan pertanyaan kepada narasumber.

"Tadi saya bertanya cara membedakan lembaga survei yang kredibel dan valid, sehingga dari diskusi ini bisa menjawab keresahan anak-anak muda dan yakin dengan hasil survei yang objektif, transparan, dan tidak melebih-lebihkan,” ucap Vira. (ebs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral