News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pihak Keluarga Sebut Reaksi Lukas Enembe Bentuk Spontanitas, Bukan Melawan Pengadilan

Pihak keluarga memastikan reaksi Gubernur Papua non-aktif Lukas Enembe yang beberapa kali melayangkan protes pada jaksa penuntut umum (JPU) saat membacakan dakwaan merupakan bentuk spontanitas saja.
Rabu, 21 Juni 2023 - 10:42 WIB
Pihak keluarga sebut reaksi Lukas Enembe bentuk spontanitas, bukan melawan pengadilan
Sumber :
  • Antara-Aprillio Akbar

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak keluarga memastikan reaksi Gubernur Papua non-aktif Lukas Enembe yang beberapa kali melayangkan protes pada jaksa penuntut umum (JPU) saat membacakan dakwaan merupakan bentuk spontanitas saja.

Apalagi secara fisik maupun psikis Lukas tidak dalam kondisi sebagaimana orang normal pada umumnya karena sedang sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluarga juga memastikan bahwa reaksi tersebut bukan merupakan bentuk perlawanan terhadap pengadilan tetapi ungkapan kekecewaan dan kemarahan karena dakwaan jaksa yang ngawur dan mengada-ada.

"Dalam kondisi beliau sedang sakit ditambah ada darah tinggi. Tentu secara emosi sangat berpengaruh dan tidak stabil. Jadi apa yang terjadi kemarin itu adalah bentuk spontanitas saja apalagi beliau mendengar langsung dakwaan-dakwaan yang menurut dia dan kami pun sangat aneh, terkesan mengarang bebas. Wajar juga bahwa beliau kaget dan marah karena memang isi dakwaan jaksa juga seperti mengarang bebas, tipu-tipu saja begitu," ungkap Elius Enembe—adik Lukas—Enembe kepada wartawan di Jakarta, Selasa (20/6/2023).

Dikatakan Elius, Lukas dengan reaksi kemarin terhadap para JPU perlu dilihat dalam konteks Lukas yang sedang sakit, bukan orang sehat.

Lebih dari itu, Lukas juga ingin memberi pesan pada JPU supaya jujur menyampaikan fakta bukan mengarang.

Pihak keluarga sebut reaksi Lukas Enembe bentuk spontanitas, bukan melawan pengadilan. Dok: Aprillio Akbar-Antara

Bahkan, ada nama yang disebut di dalam dakwaan tetapi tidak pernah diperiksa sama sekali. 

"Jadi bapak dia wajar, marah besar. Tapi itu tidak berarti Pak Lukas tidak menghormati persidangan. Kalau beliau tidak menghormati persidangan tentu sejak awal dia tidak kooperatif. Jadi itu murni reaksi spontan saja karena kaget dengan dakwaan jaksa yang ngawur," sambung Elius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Elius meyakini bahwa majelis hakim adalah orang-orang bijaksana yang bisa membedakan reaksi spontan seperti disampaikan Lukas apalagi kondisi yang bersangkutan sedang sakit.

"Kami yakin para hakim bisa menilai dengan bijaksana. Bapak ini orang yang apa adanya. Dia suka bilang suka. Tidak suka dia bilang tidak suka. Apalagi yang menyangkut tuduhan yang tidak benar. Tambah lagi secara mental tentu Pak Lukas saat ini tidak stabil termasuk tekanan darah juga. Jadi apa yang muncul ya spontanitas saja. Jadi saya rasa sangat bisa dimaklumi," tukasnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT