News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satelit Internet Pertama Indonesia SATRIA-1 Akan Layani 3.000 Titik pada Tahun Pertama

Satelit Internet Pertama Indonesia SATRIA-1 Akan Layani 3.000 Titik pada Tahun Pertama.
Sabtu, 17 Juni 2023 - 15:30 WIB
Juru Bicara BAKTI Kemenkominfo Sri Sanggrama Aradea (tengah) di Orlando, Florida, Amerika Serikat, Kamis (15/6/2023).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Satelit Internet Pertama Indonesia SATRIA-1 Akan Layani 3.000 Titik pada Tahun Pertama. Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara BAKTI Kemenkominfo Sri Sanggrama Aradea kepada wartawan saat ditemui di Orlando, Florida, Amerika Serikat, Kamis (15/6) waktu setempat.

Satelit SATRIA-1 memberikan internet di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rencananya saat mulai beroperasi, di tahun pertama ada 10 Gbps dari satelit ini untuk melayani di 2.000-3.000 titik. Di awal 2024 kita sudah bisa melayani," kata Juru Bicara BAKTI Kemenkominfo Sri Sanggrama Aradea kepada wartawan saat ditemui di Orlando, Florida, Amerika Serikat, Kamis (15/6) waktu setempat.

Kapasitas internet yang digunakan untuk layanan akan terus bertambah seiring dengan penyelesaian penyediaan fasilitas penerima internet berupa parabola satelit di seluruh titik wilayah 3T yang terpilih.

Sri Sanggrama Aradea yang juga merupakan Kepala Divisi Satelit BAKTI Kemkominfo mengatakan tahun ini mereka melakukan kalibrasi dan penyesuaian ulang untuk pemanfaatan SATRIA-1 bisa berjalan optimal bagi pemerataan internet di wilayah 3T.

Hasilnya, SATRIA-1 yang berkapasitas 150 Gbps itu, bisa bekerja optimal menghadirkan internet merata untuk 50.000 titik layanan dengan kecepatan internet yang dibutuhkan yaitu 4 Mbps untuk satu titik. 

Jumlah tersebut berubah dari hasil riset di 2018 yang menyebutkan SATRIA-1 bisa melayani 150 ribu titik internet untuk di fasilitas-fasilitas umum dengan kecepatan internet 1 Mbps di satu titik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BAKTI Kemkominfo mengatakan bahwa proyek Satelit Republik Indonesia (SATRIA) tidak berhenti di SATRIA-1 saja dan dapat terus bertambah sehingga kebutuhan layanan internet di wilayah 3T bisa lebih cepat dipenuhi.

SATRIA-1 akan diluncurkan menggunakan roket Falcon 9 milik Space X pada 18 Juni 2023 di Cape Canaveral, Florida, AS pukul 18.00 waktu setempat atau pukul 05.00 WIB tanggal 19 Juni 2023 di Indonesia.(ant/chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT