GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Universitas Gunadarma Siapkan Teknologi Pasca Pandemi dengan Menciptakan Robot UG-Bogoljubov

Robot Catur UG-Bogoljubov merupakan sebuah robot karya Dosen dan Mahasiswa Universitas Gunadarma yang diketuai oleh Dekan Fakultas Teknologi Industri, Prof. Dr. Ing. Adang Suhendra, S.Si,. M.Sc.
Selasa, 30 Mei 2023 - 09:10 WIB
Robot Catur UG-Bogoljubov merupakan sebuah robot karya Dosen dan Mahasiswa Universitas Gunadarma yang diketuai oleh Dekan Fakultas Teknologi Industri, Prof. Dr. Ing. Adang Suhendra, S.Si,. M.Sc.
Sumber :
  • Humas Univ. Gunadarma

Jakarta, tvOnenew.com - Pasca pandemi covid-19, Universitas Gunadarma berfokus melakukan pembangunan pada perkembangan teknologi, perkembangan pengetahuan dan bagaimana Universitas Gunadarma dapat berkontribusi akan hasil-hasil yang selama ini sudah dicapai agar bermanfaat bagi masyarakat. 

Pada sektor perkembangan teknologi, Universitas Gunadarma dikenal sebegai perguruan tinggi yang selalu mengedepankan produk-produk teknologi. Salah satu produk teknologi yang saat ini sedang dalam proses penyempurnaan adalah Robot Catur UG-Bogoljubov.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Robot Catur UG-Bogoljubov merupakan sebuah robot karya Dosen dan Mahasiswa Universitas Gunadarma yang diketuai oleh Dekan Fakultas Teknologi Industri, Prof. Dr. Ing. Adang Suhendra, S.Si,. M.Sc atau yang akrab disapa Prof. Adang yang telah diresmikan pada tanggal 16 Oktober 2022 di UG-Technopark. Diketahui, robot ini merupakan robot pertama di Indonesia yang dirancang untuk dapat bermain catur melawan manusia. 

Salah satu uji coba yang pernah dilakukan yakni melawan Grand Master Catur Indonesia, Susanto Megaranto. Dari uji coba pertandingan catur yang dilakukan antara Robot UG-Bogoljubov dan Grand Master catur Susanto Megaranto selama kurang lebih 1 jam, ternyata hasil pertandingan menyatakan 2 kali seri dan 1 kali menang yang dimenangkan oleh Robot UG-Bogoljubov. 

Melalui adanya hasil uji coba yang baik ini, membuat Prof. Adang Suhendra dan tim tertarik untuk mengembangkan karya Robot UG-Bogoljubov lebih lanjut lagi agar dapat berkembang sesuai dengan taraf internasional

“Robot ini masih dalam proses penyempurnaan. Nantinya robot ini akan dibentuk serupa dengan manusia baik dari segi psikologi emosional maupun gestur dan gerak tubuhnya. Kami mengupayakan agar Robot Catur UG-Bogoljubov ini dapat lebih bermanfaat di kancah dunia percaturan Indonesia maupun internasional, “ ungkap Prof. Adang Suhendra dalam wawancaranya bersama UG TV di Jakarta.

Menurutnya, Robot Catur ini tidak hanya sekadar bermain catur saja. Adanya pengembangan dari segi AI dan system teknologi diharapkan dapat membuat robot ini mampu melakukan kegiatan yang lebih banyak seperti berkomunikasi dengan lawan jika hasil pertandingannya seri atau melakukan gerak-gerik emosional ketika memenangkan pertandingan ataupun saat kalah.

Soal bentuk fisik robot pun kedepannya juga akan berubah. Jika saat ini bentuknya hanya sebuah lengan seperti barista, maka untuk kedepannya akan divisualkan berwujud  manusia. Dapat mengeluarkan suara dan berinteraksi serupa manusia meskipun tidak sesempurna manusia.

Prof. Adang Suhendra juga menyebut apabila kolaborasi pengerjaan Robot Catur ini cukup beragam. Salah satunya dengan kebutuhan algoritma, ia bekerjasama dengan mahasiswa informatika dan sistem informasi. Sementara untuk pergerakan kontrol dan system computer banyak bekerjasama dengan team Teknik Elektro. Kedepannya, Prof Adang Suhendra berencana untuk mengembangkan adanya system untuk membantu orang dan atlet-atlet muda berlatih main catur dengan melawan robot. Jadi akan ada kebutuhan dari aspek psikologi dan gizi. 

“Misalkan dari aspek psikologi emosinya akan seperti apa agar pendekatan catur bisa lebih komperehensif dan lebih bertaraf internasional,” kata Prof. Adang Suhendra lebih lanjut.

Sementara itu, adanya kebutuhan efisiensi waktu dan pelayanan yang cepat di bidang farmasi khususnya di apotik besar atau apotik rumah sakit, Prof. Adang Suhendra berencana ingin menciptakan sebuah teknologi robot yang dapat membantu para apoteker dalam menyiapkan obat-obatan. 

Prof. Adang Suhendra berharap dengan adanya robot ini, proses menyiapkan obat-obatan yang dilakukan para apoteker bisa dilakukan lebih cepat, sehingga pasien tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan obat yang dibutuhkan.

Tidak hanya itu, Prof. Adang Suhendra juga sedang mengembangkan robot untuk industri daun kelor. Banyaknya khasiat dan nilai gizi yang dimiliki daun kelor membuat Prof. Adang Suhendra tertarik untuk mengembangkan penelitian tentang industri produk daun kelor.

Penelitian ini pun telah didukung oleh pemerintah untuk mengatasi stunting atau gizi buruk pada anak yang terjadi di Indonesia. Pada prosesnya, Prof. Adang Suhendra berupaya untuk dapat mengolah daun kelor tersebut menjadi tepung. Sehingga perlu upaya terbaik untuk dapat mempertahankan kandungan gizi dari daun kelor.

Untuk project ini, Prof. Adang Suhendra akan bekerjasama dengan beberapa program studi. Salah satunya adalah program studi Agrotekno yang diharapkan dapat membantu memenuhi demand yang tinggi terhadap daun kelor. Tim Agrotek Universitas Gunadarma diharapkan dapat menghasilkan daun kelor yang berkualitas dengan waktu yang lebih cepat dan bebas hama. Sehingga daun kelor yang dihasilkan merupakan daun kelor dengan kualitas terbaik.

Dalam proses industrinya, Prof. Adang Suhendra juga akan menciptakan robot yang akan membantu proses industri dari mengambil daun kelor, membersihkan daun kelor, merorot dari batang, mencuci, mengeringkan hingga proses penggilingan daun kelor menjadi tepung. 

Jika biasanya proses perorotan menggunakan tangan, dalam project industri ini Prof. Adang Suhendra akan menggunakan kemampuan robot. Proses pencuciannya juga akan menggunakan standard SOP yang benar agar terhindar dari berbagai macam bakteri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai upaya Prof. Adang Suhendra dan Universitas Gunadarma dalam menciptakan berbagai macam produk teknologi seperti Robot UG-Bogoljubov, Robot Dispenser dan Robot industri daun kelor diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi perkembangan zaman khusunya dari segi teknologi. 

Hal ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi dan peran Universitas Gunadarma dalam mendampingi masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya dalam menghadapi perubahan zaman khususnya di bidang teknologi terkini.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus
Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Budayawan Betawi, Yahya Andi Saputra, mengatakan bahwa Festival Ikan Bandeng memiliki makna filosofis yang kuat bagi masyarakat Betawi.

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak prediksi finansial serta tips mengatur pemasukan dan pengeluaran hari ini.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT