Kades Di Sidoarjo Disekap Oleh Warganya Sendiri, Ini 4 Fakta Nasib Elok Suciati Dikurung Dalam Balai Desa
- Tim tvOne
Sang kades wanita ini dilarang keluar balai desa karena dinilai sering mengecewakan warga, khususnya terkait masalah pengurusan program pendaftaran tanah sistematis lengkap PTSL warga Desa Sidokepung yang dipimpinnya.
3. Polisi Benarkan Penyekapan
Kapolsek Buduran Kompol Heri Setyo Susanto mengatakan penyekapan itu dilakukan warga selama 6 jam. Mulai dari pukul Rabu (24/5/2023) 21.00 WIB hingga 3.00 WIB.
Menurutnya, penyekapan itu dilakukan dengan mengunci pintu pagar balai desa. Sedangkan saat itu Elok Suciati, Kades Sidokepung dan perangkat serta panitia masih berada di dalam.
"Memang benar, tapi itu bukan disandera, hanya warga mengunci pintu pagar balai desa," kata Heri, Kamis (25/5/2023).
4. Proses Evakuasi
![]()
Situasi Proses Evakuasi oleh Polisi. (Tim tvOne)
Heri menjelaskan setelah mendapatkan laporan dari balai desa polisi pun dilibatkan. Polisi yang dihubungi langsung ke lokasi.
Saat melakukan evakuasi, warga masih banyak berada di balai desa. Polisi akhirnya berhasil mengevakuasi kades beserta panitia PTSL sekitar pukul 03.00 WIB.
Meski tak menghalangi evakuasi, namun warga tetap meneriaki para perangkat desa dengan kata-kata yang menunjukkan ketidakbecusan desa mengurus PTSL.
"Panitia PTLS dan Kades dievakuasi oleh anggota melompat pagar Balai desa, dibawa pulang ke rumah masing-masing," tandas Heri.
Seperti yang diketahui, Kepala Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo disekap oleh warganya selama 6 jam. Mereka nekat melakukan penyekapan karena merasa tidak puas dengan kinerja panitia Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)
Penyekapan ini bermula saat belasan warga desa menanyakan kelengkapan persyaratan pengurusan PTSL. Namun oleh pihak panitia tidak segera memberikan penjelasan dengan baik ke warga desa tersebut.
Sempat bersitegang antara polisi dan warga, saat pihak Kepolisian akan mengevakuasi Kepala Desa Tersebut tersebut dari kantor balai desa. Elok Suciati, sang Kades wanita ini dilarang keluar balai desa.
Dirinya dinilai sering mengecewakan warga, khususnya terkait masalah pengurusan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) warga Desa Sidokepung yang dipimpinnya.
Warga diketahui datang ke balai desa sekitar pukul 19.00 WIB. Merasa tidak puas penjelasan dari panitia PTSL warga mengunci pintu pagar balai desa. Akibat pintu pagar terkunci Kades Sidokepung Elok Suciati tidak bisa keluar dari balai desa.
Load more