News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada, Pencuri Sepeda Bronton Beraksi di Berbagai Kota

Polisi menangkap komplotan pencuri sepeda angin merek Bronton yang telah beraksi di berbagai kota
Jumat, 29 Oktober 2021 - 11:51 WIB
polisi tangkap komplotan pencuri sepeda angin bermerek
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, Jawa Timur - Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil membekuk sindikat pencuri sepeda angin antar kota di Jawa Timur. Kelima pencuri sepeda angin bermerek ini, selalu melalukan aksinya di perumahan mewah dengan mengunakan mobil sewaan. Ketiga sindikat pencuri sepeda angin, yakni inisial AI (22 tahun), ZT (20 tahun) dan RA (25 tahun) ini, hanya bisa tertunduk saat digelandang petugas, Jumat (29 Oktober 2021).

Saat beraksi sindikat ini selalu menggunakan sarana mobil rental, untuk membawa kabur sepeda angin hasil curiannya. Dalam melancarkan aksinya kejahatannya, komplotan ini tidak hanya melakukan di Kota Surabaya, tapi juga di kota lain, seperti Kota Malang, Kediri dan Tulungangung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ZT, salah satu tersangka mengaku, saat menjalankan aksinya selalu membagi tugas masing – masing, yaitu sebagai eksekutor, mengamati lokasi sekitar, dan mengemudi mobil untuk melarikan hasil kejahatannya.

“Saya bagian menjual hasil sepeda curian secara online. Biasanya jika sepeda dari Surabaya, kami pasarkan di Jogja dan Jakarta,” terang ZT.

Terbongkarnya aksi komplotan ini berawal dari laporan warga Wiyung, Surabaya, yang menjadi korban sepeda anginnya hilang. Polisi kemudian melakukan rangkaian penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku pencurian sepeda angin tersebut.

AKP Gondam Pringgondani, Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, yang telah lama mengincar komplotan ini menyatakan, para pelaku sepeda bermerk ini tergolong licin karena mereka bisa berpencar saat  beraksi.

“Mereka ini tergolong licin dan canggih, jaringannya ada yang berperan memetik di sejumlah rumah mewah, ada juga bagian menjual secara online, yang mereka pasarkan secara acak dari kota masing-masing,” jelas AKP Gondam Pringgondani.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti sepeda angin merek merida. Saat ini tersangka inisial KK sebagai otak dari sindikat pencurian sepeda angin masih dalam penggejaran polisi. Atas tindak kriminalnya, ketiga tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (Zainal Azhari/hen)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT